Syarat-Syarat Profesi Guru

Apakah yang dimaksud dengan syarat dan profesi? Menurut KBBI syarat adalah:
-Janji (sebagai tuntutan atau permintaan yang harus dipenuhi)
-Segala sesuatu yang perlu atau harus ada (sedia, dimiliki, dsb)
-Segala sesuatu yang perlu untuk menyampaikan suatu maksud
-Ketentuan (peraturan, petunjuk) yang harus diindahkan dan dilakukan.

Sedangkan profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dsb) tertentu. Secara sederhana dapatlah diartikan bahwa syarat-syarat profesi adalah janji atau ketentuan yang
harus dimiliki sekaligus dilaksanakan oleh orang yang memiliki keahlian tertentu (termasuk guru).

Mengingat tugas dan tanggung jawab guru yang begitu kompleksnya, maka profesi guru memerlukan persyaratan khusus yaitu:

  • Menuntut adanya keterampilan yang berdasarkan konsep dan teori ilmu pengetahuan yang mendalam.
  • Menekankan pada suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya.
  • Menuntut adanya tingkat pendidikan keguruan yang memadai.
  • Adanya kepekaan terhadap dampak kemasyarakatan dari pekerjaan yang dilaksanakannya.
  • Memungkinkan perkembangan sejalan dengan dinamika kehidupan.

Selanjutnya secara lebih rinci guru yang profesional harus memiliki kompetensi sebagai berikut:
1. Kompetensi Pedagogik:

  • Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual
  • Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik
  • Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu
  • Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik
  • Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran
  • Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilik
  • Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik
  • Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar
  • Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran
  • Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

2. Kompetensi Kepribadian:

  • Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia
  • Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat
  • Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa
  • Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri
  • Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

3. Kompetensi Sosial:

  • Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi
  • Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat
  • Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya
  • Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain

4. Kompetensi Profesional:

  • Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu
  • Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu
  • Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif
  • Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif
  • Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri

Dari uraian di atas kita ketahui bahwa di atas pundak guru terdapat beban yang sangat berat dan semakin menantang apalagi dengan majunya masyarakat serta berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknilogi. Dilihat dari implikasinya bahwa profesi guru adalah menyiapkan peserta didik ke arah berbagai jenis profesi lain, maka wajar jika profesi ini merupakan profesi utama yang perlu perhatian serius dari berbagai pihak menyangkut jaminan kesejahteraannya.

Sumber:
1. KBBI Daring dapat diakses di: http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/
2. Satori, Djam’an. (2009). Profesi Keguruan dalam Mengembangkan Siswa. Jakarta. Depdiknas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>