Kegiatan Awal Pembelajaran

Keberhasilan proses pembelajaran dan ketercapaian tujuan akhir pembelajaran yang telah ditetapkan akan sangat dipengaruhi oleh kegiatan awal pembelajaran yang dilakukan guru. Fungsi dari kegiatan awal pembelajaran adalah untuk menciptakan awal pembelajaran yang efektif sehingga siswa siap secara penuh untuk mengikuti kegiatan inti pembelajaran.

Kegiatan awal pembelajaran adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk menyiapkan siswa yang langsung berkaitan dengan materi yang akan dibahas. Selain itu kegiatan awal dilaksanakan untuk membangkitkan motivasi dan perhatian siswa dalam mengikuti pembelajaran, menjelaskan kegiatan yang akan
dilalui siswa, dan menunjukkan hubungan antara pengalaman anak dengan materi yang akan dipelajari. Read More

Kegiatan Pra-pembelajaran

Proses pembelajaran adalah usaha yang dilakukan oleh guru untuk membantu proses terjadinya belajar pada diri siswa. Pembelajaran harus dirancang dan dilaksanakan secara sistemik dan sistematis. Secara umum prosedur pembelajaran terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Namun sebelum melaksanakan kegiatan awal pembelajaran, ada satu kegiatan lagi yang tak kalah penting yang harus dilakukan guru dalam menempuh proses pembelajaran yaitu kegiatan pra-pembelajaran.

Kegiatan pra-pembelajaran atau disebut juga kegiatan pra-instruksional adalah kegiatan pendahuluan pembelajaran yang ditujukan agar siswa siap untuk mengikuti proses pelajaran. Read More

Faktor-faktor Pendidikan

Keberhasilan suatu organisasi dalam bidang apapun tidak akan bisa terjadi begitu saja tanpa adanya faktor-faktor yang mendukungnya. Dan faktor-faktor tersebut sangat saling terkait, mempengaruhi, dan sangat menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan akhir organisasi. Begitu juga halnya dengan proses yang terjadi dengan pendidikan.

Ada 5 faktor yang saling terkait dan sangat menentukan keberhasilan dalam bidang pendidikan yang dikemukakan oleh para ahli pendidikan, yaitu:
1. Anak didik.
Anak didik adalah individu yang sedang tumbuh dan berkembang dan membutuhkan orang lain (pendidik) untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya agar sesuai dengan tahap/tugas perkembangan dan menjadi individu yang berbeda.

2. Pendidik.
Pendidik adalah orang/individu yang mampu mendidik dalam situasi pendidikan guna mencapai tujuan pendidikan. Individu yang dimaksud adalah orang dewasa yang sehat jasmani dan rohani, bertanggung jawab,
berdikari, terampil, jujur, sabar adil, terbuka, memiliki kasih sayang, berpengalaman dan luas pengetahuannya. Read More

Mengapa Manusia Makhluk Sempurna?

Pada suatu malam yang sepi mencekam menjelang tidur terjadilah perdebatan yang lumayan sengit antara Jono dan Joni. Maklum si Jono itu orangnya suka ngotot. Pasalnya, tadi siang Dia bertemu dengan seorang sahabatnya ketika melayat kerabat tetangga yang meninggal dunia. Sahabatnya itu ada memelihara tiga ekor anjing yang ditugaskan menjaga ladang cabenya.

Dengan duduk sambil menggoyangkan kaki, sahabat si Jono itu bercerita.
“Dulu aku memelihara dua ekor anjing yang kupinta dari E. Tarigan, beberapa bulan kemudian tanpa kupinta aku diberi seekor anak anjing oleh A. Silalahi. Yang mengherankanku dengan saling mengenduskan nafas (mungkin tukar nafas, haha) ketiga anjingku seakan sudah saling mengenal dan menjadi sangat akrab layaknya sebuah
keluarga”. Read More

Kode Etik Guru Indonesia

Pendidikan adalah bidang pengabdian terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara, dan kemanusiaan. Guru Indonesia yang berjiwa Pancasila dan setia pada Undang-Undang Dasar 1945, turut bertanggung jawab atas terwujudnya cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Mereka menyadari dan terpanggil menunaikan karya-karyanya dengan memedomani dasar-dasar sebagai berikut.

  1. Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila.
  2. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional.
  3. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan. Read More