Cara Meningkatkan Kepedulian Orang Tua Siswa Terhadap Pendidikan Putera/Puterinya

Idealnya, keberhasilan pendidikan adalah menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, guru, dan orang tua siswa. Bukannya mutlak menjadi tanggung jawab guru saja. Perhatian dan kepedulian orang tua siswa sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan anak-anaknya.

Kita sadari bahwa tingkat kepedulian orang tua terhadap pendidikan (pembelajaran) anaknya tersebut berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya, antara orang tua yang tinggal di desa dengan orang tua yang tinggal di kota, antara orang tua yang ekonominya pas-pasan dengan orang tua yang ekonominya mapan, dan antara orang tua yang sadar akan pentingnya pendidikan dengan orang tua yang kurang menyadari serta menganggap pendidikan kurang penting.

Di daerah tempat tugasku yang umumnya bermata pencarian sebagai petani, buruh, nelayan, dan pedagang hanya sebagian kecil saja orang tua siswa yang benar-benar perduli dengan pendidikan putera-puterinya. Penyebab utamanya adalah ‘kesibukan’ mereka masing-masing, bukan karena alasan tidak /kurang mampu.  Karena kesibukannya tersebut mereka tidak tahu perlengkapan sekolah anaknya yang harus dilengkapi, tidak tahu tentang tugas-tugas sekolah yang harus dikerjakan anaknya di rumah, bahkan ada orang tua siswa yang tidak mengetahui apakah anaknya berangkat ke sekolah atau tidak. Mudah-mudahan di sekolah tempat anda bertugas tidak ada orang tua siswa yang seperti ini. Akibat dari tidak kepedulian tersebut prestasi belajar putera-puterinya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Berbagai upaya telah dilakukan pihak sekolah untuk mengatasi hal tersebut, tetapi hasilnya belum maksimal.

Tentu ada banyak cara untuk mengatasi kekurangpedulian orang tua siswa tersebut. Namun di sini akan kusampaikan satu cara yang sudah kupraktekkan di sekolah kami. Memang cara ini baru dipraktekkan di kelasku, untuk kelas-kelas yang lain akan menyusul pada tahun pelajaran ini (2011/2012), Walaupun baru kupraktekkan pada tahun ajaran  kemaren (2010/2011) namun perubahannya lumayan memuaskan. Aku tetap optimis dan akan memakai cara ini sebelum kutemukan cara lain yang lebih efektif. Atau mungkin anda punya cara yang jitu untuk mengatasi hal ini?
Ada! tapi ceritakan dulu cara Bapak tersebut!
Baiklah! Caranya sangat sederhana, dan aku yakin cara ini telah dipraktekkan oleh Bapak/Ibu guru yang ada di daerah anda ataupun daerah lain. Langsung saja, beginilah caranya:

  1. Anda buat 2 (dua) pucuk surat untuk setiap siswa di kelas anda
  2. Surat pertama merupakan pengantar untuk surat kedua, surat kedua berisi tentang kesepakatan (pernyataan kerja sama) antara anda, orang tua siswa, dan pihak sekolah
  3. Bagikan kedua surat tersebut kepada masing-masing siswa agar dibaca dan ditandatangani oleh orang tua/walinya  (surat kedua saja yang memerlukan tanda tangan, bukan surat pengantarnya) dengan dua tanda tangan sekaligus
  4. Kumpul kembali surat yang telah ditandatangani orang tua/wali tersebut dan simpan sebagai dokumen penting yang akan digunakan sewaktu-waktu
  5. Berikut ini adalah contoh suratnya:

A. Contoh surat pengantar:

 

                          DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN ASAHAN

                            SD NEGERI NO. 014642 SIMPANG EMPAT
          Alamat : Jl. Jampalan No. 70 Simpang Empat, Kode Pos 21271
                           email: sdjampalan@yahoo.com
________________________________________________________
                                          


                                                                                                       Simpang Empat,     Agust. 2011
   
Nomor             :  425/ 01/SD/2011                                               Kepada Yth :……………………….
Sifat                  :  Penting                                                            Orang tua/Wali siswa
Lampiran          :  1 lembar                                                           dari               :……………………….
Perihal              :  Prestasi Belajar Siswa                                                 di
                                                                                                                T e m p a t



1.      Semoga Bapak/Ibu, Saudara/i dalam keadaan sehat wal’afiat, amin

2.    Untuk meningkatkan hasil belajar siswa-siswi kelas VI (enam), dengan ini kami mohon kepada Bapak/Ibu, Saudara/i agar bersedia membantu dan bekerjasama dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa tersebut melalui kepedulian dan bimbingan

3.   Untuk meyakinkan kami (pihak sekolah), kepada Bapak/ibu, Saudara/i dipersilahkan untuk mengisi sekaligus menandatangani surat pernyataan kerja sama (belangko terlampir)

4.      Demikian surat ini kami perbuat, kami ucapkan terima kasih atas kerja samanya.





Mengetahui Ka.SD Negeri No.014642
Simpang Empat                                                                                     Guru Kelas VI (enam)



SOLAHUDDIN                                                                                         I S M A N

NIP. 19611007 198504 1 001                                                                  
             

B. Contoh surat pernyataan kerja sama:

                                                       SURAT PERNYATAAN KERJA SAMA


Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
                      Nama                                          :
                      Umur                                           :
                      Agama                                        :
                      Pekerjaan                                    :
                      Alamat                                        :
Adalah orang tua/wali siswa/i dari,
                      Nama                                          :
                      Kelas                                           :  VI  (enam)

bahwa pendidikan itu adalah tanggung jawab bersama antara guru dan orang tua/wali siswa, oleh karena itu demi perkembangan dan kemajuan anak saya, maka saya bersedia untuk :
1.       Mengawasi dan memperhatikan kegiatan belajar anak saya di rumah
2.      Aktif mengingatkan dan membimbing anak saya dalam hal menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dari   sekolah
3.       Memeriksa dan menandatangani hasil tugas-tugas anak saya apabila diperlukan
4.       Memperhatikan dan melengkapi keperluan sekolah anak saya.
Demikian surat pernyataan kerja sama ini saya perbuat dengan sesungguhnya agar dapat digunakan seperlunya.


                                                                                                                Simpang Empat,      Agust. 2011
                                                                                                                Yang membuat pernyataan
                                                                                                                Orang tua/Wali siswa

                        
                        Tanda tangan 1 (pertama)                                                Tanda tangan 2 (kedua)



                      _______________________                                        _____________________

Mohon maaf jika contoh suratnya ‘berserak’, maklum atas ketidakmampuanku mengedit postnya.
Dari isi kedua contoh surat di atas, anda tentu tahu dan memahami maksudnya. Kini tinggal bagaimana caranya agar pernyataan kerjasama tersebut dapat dilaksanakan oleh orang tua/wali siswa.

  1. Tanyakan sekurang-kurangnya dua hari sekali kepada seluruh siswa, apakah  tadi malam mereka belajar di rumah atau tidak. Anda perlu menuliskannya dalam sebuah catatan (buku khusus). Ingat, tanyakan hal ini sesering mungkin. Beritahukan pada siswa anda bahwa hal-hal yang sudah anda catat akan anda bagikan kepada orang tua masing-masing (sedikit menakuti)
  2. Hal yang terpenting adalah jangan pernah tidak memeriksa tugas-tugas yang anda berikan kepada siswa/siswi anda. Pastikan setiap tugas baik berupa PR atau berupa tugas latihan, wajib anda periksa dan berikan nilai atas hasil pekerjaan siswa anda tersebut.
  3. Mintalah tanda tangan orang tua/wali siswa yang dibubuhkan langsung dilembar jawaban siswa setiap anda selesai melakukan ujian formatif . Lakukan hal ini sebelum anda melakukan remedial.Kemudian bandingkan tanda tangan tersebut dengan tanda tangan yang pernah dibubuhkan pada surat pernyataan kerja sama. Apakah sama persis atau meragukan.
  4. Jika ada siswa yang belum melengkapi keperluan sekolahnya misalnya belum memakai seragam, alat tulis yang tidak lengkap, maka tanyakan kepadanya sesering mungkin kapan ia akan melengkapinya
  5. Secara perlahan perhatikan perubahan usaha anda itu…

Itulah hal-hal yang kulakukan untuk mengatasi ketidakpedulian orang tua/wali siswa terhadap pendidikan (pembelajaran) putera/puterinya. Walaupun belum dapat  dikategorikan sukses tapi hasil yang kudapatkan lumayan bagus. Berangsur-angsur siswaku mulai rajin belajar di rumah terutama saat kuberikan PR, siswa yang malas hadir mulai rajin ke sekolah, dan siswa yang belum memenuhi perlengkapan sekolahnya mulai melengkapinya.
Semoga bermanfaat!

4 thoughts on “Cara Meningkatkan Kepedulian Orang Tua Siswa Terhadap Pendidikan Putera/Puterinya”

  1. Trima kasih,,,, Postingannya, bisa menambah wawasan untk meningkatkan kwalitas pendidikan kita.
    Mohon ma’af sblumnya,
    saya minta ijin alamat blognya saya link ke blog saya,,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>