Keunggulan dan Kelemahan Tes Uraian

Setelah anda membuat pilihan untuk menggunakan tes uraian sebagai pengukur keberhasilan pembelajaran yang telah dilakukan, sebaiknya anda dapat memanfaatkan keunggulan tes uraian dan sedapat mungkin meminimalkan kelemahannya.

Berikut ini guru kelas akan share dengan dengan anda tentang keunggulan dan kelemahan tes uraian yang dikemukakan oleh Suryanto (2008).
Keunggulan tes uraian

  • Sesuai digunakan untuk mengukur proses berpikir tingkat tinggi (analisa, evaluasi, dan kreasi). Yang perlu dipertimbangkan adalah jika siswa anda jumlahnya banyak, maka anda akan membutuhkan waktu yang relatif banyak untuk mengoreksi hasil jawaban siswa anda.
  • Sesuai untuk mengukur hasil belajar yang kompleks yang tidak dapat diukur dengan menggunakan tes objektif. Misalnya keterampilan menulis, mengorganisasi, mengekspresikan gagasan, kemampuan menghasilkan sebuah karya, dan kemampuan menyimpulkan. Untuk dapat mengukurnya anda harus menggunakan tes uraian tersebut walaupun jumlah siswa anda banyak.
  • Waktu yang diperlukan untuk menulis satu set soal uraian lebih singkat dibandingkan dengan menulis satu set soal pormatif. Bandingkan waktu yang diperlukan untuk menulis satu set soal uraian untuk waktu ujian 90 menit yang hanya 5 atau 6 soal dengan satu set soal objektif dengan waktu ujian yang sama sebanyak 50 sampai 60 soal.
  • Menulis soal tes uraian yang baik jauh lebih mudah dibandingkan dengan menulis soal tes objektif yang baik dengan catatan penulis soal telah memiliki keterampilan menulis soal tes dengan baik.

Kelemahan tes uraian

  • Sampel materi yang ditanyakan terbatas. Untuk waktu ujian 90 menit, jumlah butir soal yang dapat anda tanyakan mungkin berkisar 5 atau 6 soal saja. Tujuan pembelajaran tidak dapat terukur semua jika hanya menggunakan tes uraian.
  • Sulit memeriksa jawaban siswa. Kesulitannya terletak pada sulitnya memberikan skor secara objektif dan konsisten. Jawaban tes uraian siswa yang diperiksa oleh dua orang pemeriksa akan menghasilkan skor yang berbeda bahkan walaupun diperiksa oleh seorang pemeriksa dengan waktu yang berbeda bisa menghasilkan skor yang berbeda.
  • Jawaban siswa yang menggunakan kata-katanya sendiri kemungkinan tidak sesuai dengan jawaban yang dikehendaki sipembuat soal. Akibatnya pemberian skor penilaian sangat tergantung pada pertimbangan sipemeriksa.sehingga dalam pemberian skor sering terjadi adanya unsur subjektivitas.

9 comments

  1. mantap gan infonya,, sangat membantu ku,,,

  2. Isman says:

    @Lucifer Computer Salam kenal kembali, Luci…

  3. ismanpunggul says:

    @Lharaz Angel makasih telah berkomentar, Buk!

  4. Lharaz Angel says:

    iyah bener banget dari pada tes pilihan lebih susah seakan-akan tuh pikiran kita jadi tertekan hehehehe
    salam kenal dari lharaz ia sob ^_^

  5. Komentar dulu ahh…salam kenal sob….

  6. ismanpunggul says:

    @Theatre 61 Kamu orang yang sama dengan penghuni 60?

  7. Isman says:

    @Penghuni 60O, Iya! makasih sudah berkomentar…

  8. Theatre 61 says:

    semua kelebihan pasti ada jg kekurangannya ya…

  9. Penghuni 60 says:

    saya jg suka kalo dites pake uraian..
    jd lbh membuka pikiran kita sob

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>