Korban Tanda Tangan

Barusan aku jalan-jalan di blognya UT (Universitas Terbuka). Di sana terpampang sebuah pengumuman yang isinya seperti di bawah ini:

Pengumuman

> Hasil ujian program Pendas 2011.1 akan diumumkan pada Senin, 5 September 2011, Pukul: 10.00

> Tarif Pendidikan dan Tarif Layanan Lainnya
> Beasiswa PPA dan BBM, PMW, Disporseni, dan Kegiatan Kerohanian Tahun 2011

Bergegas kubuka link yang mengarah ke pemberitahuan nilai pendas. Benar dugaanku, nilaiku belum diproses! Padahal selama ini, delapan semester sebelumnya aku belum pernah mendapat masalah yang meresahkanku seperti ini. Mujur aku sudah tahu penyebabnya.

Tanggal 18 Agustus silam aku mendapat surat ‘cinta’ yang pertamaku dari Kepala Pusat Pengujian Universitas Terbuka. Surat itu memberitahukan bahwa hasil ujianku masa ujian 20111 ditunda prosesnya karena tanda tangan yang kububuhkan pada LJU/BJU dan daftar hadir tidak sama. Pihak Pusat Pengujian memintaku untuk mengirimkam contoh paraf dan tanda tangan yang selama ini kugunakan. Sial! Kok bisa! Apa salahku dan apa dosaku?

Sambil duduk memandangi surat cinta yang kuterima, kuingat-ingat kejadian yang kulalui saat aku mengikuti ujian UT tempo hari. Kubayangkan wajah ramah pengawasku, kubayangkan wajah bersahabat teman-temanku, dan kubayangkan betapa saat itu aku membutuhkan seseorang yang dapat menolongku untuk memberikan kunci jawaban atas soal yang kukerjakan. Tidak kutemukan terjadinya kesalahan!

Pelan-pelan kugunakan kekuatan otak kanan/kiriku untuk mengingat kenapa bisa terjadi kesalahan yang melibatkan tanda tanganku. Ops! I get you! Kapok Loh ketahuan…
Rupanya ketika ujian mata kuliah PDGK 4502, seorang ibu guru telah ‘nyelonong’ menandatangani daftar hadir pada kolom yang disediakan untukku. Sebenarnya pengawas tahu, cuma beliau maklum dengan situasi seperti itu. Dia bilang:” Wah, tanda tangan Ibu salah letak nih!”
Ya Tuhan, kuharap janganlah di kolom tanda tanganku….(jeritku dalam hati)
Bu guru yang ‘nyelonong menjawab:” Waduh ma’af Bu saya silap, bagaimana ini, Bu?
“Ya sudah dicoret saja, Bu! Lain kali dibaca yang benar dulu ya, Bu” jawabnya dengan murah hati.
Tiba giliranku untuk menandatangani daftar hadir tersebut! Buuuuutttteeeeettttt!!! (maksudku bulls….)
Apa boleh buat, dengan murah hati pula kutandatangani daftar hadir yang sebelumnya sudah ada tanda tangan Bu ‘nyelonong’. Menurutku gak masalah…Eh malah hal itulah yang membuatku menjadi bermasalah dengan UT!

Akhirnya kutulis surat sesuai dengan permintaan Kepala Pusat Pengujian dan segera (kilat pos) kukirimkan ke: Kepala Pusat Pengujian UT , Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan 15418. Kukirimkan besertanya harapanku agar hasil ujian masa ujian 2011.1 segera dapat diproses.

One single comment

  1. vira says:

    hii salam kenal iya dari vira .. :)
    jangan lupa mapir keweb vira iya di http://www.rumahkiat.com/ vira mau berbagi pengalaman nih.:)
    wah bagus juga iya blog ka2 … ^_^ good luck iya…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>