Landasan Pendidikan

Fungsi pendidikan adalah memanusiakan manusia, bersifat nomatif, dan harus dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu pendidikanharus dilaksanakan secara bijaksana. Pendidikan hendaknya merupakan usaha yang betul-betul disadari, jelas landasannya, tepat arah dan tujuannya, serta efektif dan efisien pelaksanaannya. Implikasinya, dalam pendidikan akan terdapat:

  • Momen studi pendidikan yaitu pada saat berfikir atau mempelajari pendidikan.
  • Momen praktik pendidikan yaitu pada saat pelaksanaan berbagai tindakan pendidikan atas dasar hasil berfikir atau studi pendidikan.

Sebelum melaksanakan pendidikan, calon guru atau guru perlu mempelajari dan mempertimbangkan terlebih dahulu berbagai hal yang terlibat dan berhubungan dengan pendidikan antara lain landasan pendidikan. Pendidikan perlu dilaksanakan atas dasar landasan yang kokoh agar sesuai dengan fungsi, sifat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Landasan berarti alas, dasar, atau tumpuan karena itu landasan merupakan tempat bertumpu, titik tolak, atau dasar pijakan. Landasan dapat bersifat material, contohnya landasan pesawat terbang; dapat pula bersifat konseptual (identik engan asumsi), contohnya landasan pendidikan. Landasan pendidikan adalah asumsi-asumsi yang menjadi tumpuan, titik tolak, atau dasar pijakan dalam rangka praktik pendidikan

Ada beberapa jenis landasan pendidikan, yaitu:

  1. Landasan religius pendidikan, yaitu asumsi yang bersumber dari religi atau agama yang menjadi titik tolak dalam rangka praktik pendidikan.
  2. Landasan filosofis pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yang bersumber dari filsafat yang menjadi titik tolak dalam rangka praktik pendidikan.
  3. Landasan yuridis atau hukum pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yang bersumber dari peraturan perundang-undangan yang berlaku yang menjadi titik tolak dalam rangka praktik pendidikan.
  4. Landasan ilmiah pendidikan (empiris/faktual), yaitu asumsi-asumsi yang bersumber dari berbagai cabang atau disiplin ilmu yang menjadi titik tolak dalam rangka praktik pendidikan. Yang tergolong ke dalam landasan ilmiah pendidikan antara lain:
  • Landasan psikologis pendidikan.
  • Landasan sosiologis pendidikan.
  • Landasan antropologis pendidikan.
  • Landasan historis pendidikan.

Landasan pendidikan harus dipilih dan diadopsi oleh guru (pendidik) atau calon guru yang sedang belajar agar menjadi cara pandang dan bersikap dalam rangka melaksanakan peranannya sebagai pendidik. Secara umum fungsi landasan pendidikan adalah memberikan dasar pijakan atau titik tolak bagi seseorang atau lembaga dalam rangka praktik pendidikan.

8 thoughts on “Landasan Pendidikan”

  1. Artikel yg menarik, Yang terpenting adalah jika semua fungsi landasan pendidikan sudah tertanam di dalam diri seseorang bagaimana caranya fungsi tersebut nantinya (kelak) tidak di salah gunakan dalam jalur yang salah. Maksudnya kalau udah jadi orang pinter atau orang sukses jangan kepintarannya itu untuk hal hal yang negatif spt korupsi, menipu atau membodohi orang lain dll. Thanks for share mas isman, keep posting ya…..

  2. @CahNdesoWalah Mas, artikel yang kupostkan itu hasil pemikiran orang lain yang ahli dalam bidangnya…Aku hanya bermaksud menyebarluaskannya. Begitupun terima kasih atas komennya Mas…

  3. Referensi untuk buat artikel ini jelas maton dan berkualitas. Sehingga uraiannya pun dapat dijadikan bahan skripsi/desertasi, sungguh sangat bermanfaat. Nampaknya, Sahabatku adalah pemerhati masalah pendidikan, dan itu sudah pasti. Seorang pendidikan seperti Sahabatku ini, jarang ada. Praktek bisa, teori mumpuni!
    Salam "pahlawan tanpa tanda jasa", amal jariyah Anda akan terus membuahkan pahala. God bless you, Sahabatku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>