Pentingnya Pendidikan Seks

Secara singkat pendidikan seks adalah pendidikan tentang organ tubuh yang berkaitan dengan reproduksi. Pendidikan seks tidak terbatas hanya tentang organ seksual dan fungsinya saja. Bermula dari alat/organ seksual, perawatan, penyakit yang dapat menjangkiti, pengobatan, fungsi organ/alat seksual, proses reproduksi, dan lain-lain sampai pada bagaimana cara ‘ngesek’ yang baik, benar, dan dianjurkan oleh agama.

Sebagian besar dari kita termasuk para guru akan merasa tidak nyaman jika berbicara tentang pendidikan seks. Mereka masih menganggap ‘seks’ adalah hal yang tabu untuk dibicarakan. Padahal jika ditanya kapan mereka mulai mengetahui tentang seks, mereka juga akan kebingungan menjawabnya, bahkan ada yang tidak tahu.

Sebagai manusia yang berbudaya tinggi seharusnya kita tidak menganggap tabu atau ‘remeh’ terhadap seks. Banyak sekali yang dapat dipelajari maupun diajarkan dari pendidikan seks itu sendiri. Dan banyak pula manfaat yang dapat diperoleh dari dari mempelajari tentang seks. Pendidikan seks dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental peserta.

Manfaat pendidikan seks

a. Bagi anak-anak

  • Mengetahui jenis kelamin
  • Mengerti dan mampu membersihkan organ kelamin
  • Merasa nyaman dengan apa yang dimiliki dan disandangnya
  • Percaya diri untuk bergaul dengan teman sebayanya

b. Bagi remaja

  • Mengerti dan mampu merawat/menjaga organ kelamin
  • Menerima setiap perubahan fisik yang dialami
  • Percaya diri untuk bergaul dengan teman sebayanya
  • Menghilangkan rasa ingin tahu yang negatif
  • Mengetahui pertumbuhan dan fungsi organ kelamin
  • Meningkatkan rasa percaya diri dan tanggung jawab

c. Bagi orang dewasa

  • Mengerti, mampu merawat/menjaga, dan menggunakan organ kelamin
  • Mengerti cara melayani pasangan dengan baik dan benar
  • Mengetahui kekurangan diri terhadap pasangan
  • Mempererat hubungan dengan pasangan
  • Memiliki ilmu yang siap diajarkan
  • Memahami betapa Maha Besarnya Sang Pencipta

Malu belajar tentang seks? Sebenarnya lebih malu jika sebagai manusia yang berbudaya tidak pernah belajar tentang seks. Bukan belajar melakukan seks ya! Kalau kita amati, siapa yang mengajari ayam, kambing, kucing, dan hewan-hewan lainnya ngeseks? Hewan punya naluri! Apakah manusia mengikuti nalurinya juga? Orang yang akan belajar tentang seks menganggap bahwa dia sudah tahu sebelum mempelajarinya. Ya benar! Tapi pengetahuan yang dimilikinya adalah secara naluri.

Sangat berbahaya jika remaja yang akan atau telah pubertas mengetahui seks berdasarkan nalurinya! Mereka akan dengan mudah terjerumus dengan seks yang hanya memenuhi ‘hasrat’ nalurinya saja. Ditambah dengan mudahnya akses internet ke situs porno yang menyuguhkan gambar-gambar ‘ngesek’ bebas yang tak bisa terbendung lagi keberadaannya.

Dengan mengetahui seluk beluk seks beserta efeknya secara rinci dan benar, diharapkan bisa mengurangi adanya gejala seks bebas yang sedang meresahkan semua pihak saat ini. Semoga bermanfaat!

10 thoughts on “Pentingnya Pendidikan Seks”

  1. sebenarnya sih bagus…tapi takutnya remaja semakin berani untuk melakukan hubungan sex…karna sudah tau bagaimana antisipasi serta resikonya…

  2. Membicarakan seks antara anak dg orangtua atau anak dg siswa mungkin sampai skr masih suatu hal yg tabu, tp komunikasi seperti ini sangat penting sekali untuk dilakukan, agar interpretasi anak terhadap seks benar dan tidak terjadi penyimpangan seks di kala muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *