Media Pembelajaran

Menurut Bovee (dalam Supriatna, 2009) media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan. Secara harfiah media berasal dari bahasa Latin “medium” yang berarti perantara, yaitu perantara sumber pesan dengan penerima pesan.

Istilah media dapat kita artikan sebagai segala sesuatu yang menjadi perantara atau penyampai informasi dari pengirim pesan kepada penerima pesan. Heinich (dalam Anitah, 2007) mengemukakan, media merupakan alat saluran komunikasi.

Dalam konteks pendidikan, media dapat diartikan sebagai alat, sarana, perantara, atau penghubung dalam usaha guru untuk menyampaikan bahan ajar kepada siswanya. Media pembelajaran adalah alat bantu pembelajaran yang direncanakan, disiapkan atau disediakan guru untuk mempresentasikan atau menjelaskan bahan pelajaran, sehingga siswa dapat terlibat langsung dengan pembelajaran.

Menurut Denny Setiawan (2010) perkataan media tidak selalu identik dengan mahal atau memerlukan listrik. Berdasarkan keadaannya media dapat dibedakan menjadi:

  1. Media sederhana (simple media) yaitu media yang dapat dibuat sendiri oleh guru (handmade) dan biasanya tidak memerlukan arus listrik dalam penyajiannya. Termasuk dalam media sederhana, yaitu gambar diam, grafis, display, dan realita.
  2. Media canggih (sophisticate media) yaitu media yang hanya dapat dibuat di pabrik dan biasanya memerlukan listrik dalam penyajiannya. Termasuk dalam media canggih, yaitu radio, tape, TV, CD, VCD, DVD, proyektor, komputer, dan lain-lain.

Pada proses pembelajaran yang dilakukan guru sebagai komunikator, terdapat pesan-pesan yang harus dikomunikasikan. Pesan-pesan tersebut dapat berupa bahan ajar yang akan diteruskan kepada siswa melalui media dengan menggunakn metode/strategi pembelajaran tertentu. Hubungan antara media dengan pesan dan metode dalam proses pembelajaran dapat digambarkan dalam bagan sebagai berikut:

 

Hubungan media dengan pesan dan
metode pembelajaran

Untuk menyampaikan pesan pembelajaran dari guru kepada siswa, biasanya guru menggunakan alat bantu mengajar berupa gambar, model, atau alat-alat lain yang dapat memberi pengalaman konkrit, motivasi belajar, serta mempertinggi daya serap atau yang kita kenal dengan alat bantu visual. Media pembelajaran yang dirancang dengan baik dapat merangsang timbulnya proses atau dialog mental pada diri siswa (Anitah, 2001)

Dengan memaksimalkan penggunaan media oleh guru dalam menyampaikan bahan ajar kepada siswa, diharapkan akan dapat mempermudah tugas guru dalam menyampaikan materi ajar dan mempercepat siswa untuk menguasai kompetensi yang telah ditentukan. Dan kompetensi yang telah dikuasai siswa melalui media pembelajaran, biasanya bertahan lama dibanding dengan tidak menggunakan media pembelajaran.

22 comments

  1. isman says:

    @Khaeroni Mungkin sudah/belum pernah diteliti (saya gak tahu persis tentang adanya penelitian tentang ini). TV CD/LED hampir sama dengan layar monitor laptop. Menurutku untuk kelas yang siswanya duduk melebar kurang efisien, sebab kualitas warna/gambar akan berubah bila posisi kita berada disamping, kecuali untuk kelas dengan siswa yang duduknya memanjang maka mutu gambar/warna akan optimal. Satu lagi mobilitas perangkat ini kurang jika dibanding media lainnya (mis.infocus).

  2. Khaeroni says:

    Mau bertanya, efektivitas penggunaan media LCD TV (SONY Bravia) berukuran 40 inchi untuk menyampaikan materi pembelajaran. Apakah sudah ada penelitian yang dilakukan mengenai penggunaan media ini.

  3. ismanpunggul says:

    @Asis Sugianto Memang pembelajaran yang seperti itulah yang lebih menarik dan praktis Pak Bro!

  4. kalau saya cuman bermodalkan laptop dan LCD Proyektor Plus materi dalam bentuk pawer point yang di kemas sedemikian rupa sehingga lebih menarik untuk disimak para siswa pak,,,

  5. isman says:

    @outlet Thanks , Bro!

  6. outlet says:

    one day one smile and the world is perfect :)

  7. ismanpunggul says:

    @Zaaenal BlogYa, kira-kira begitulah, terima kasih Mas!

  8. Zaaenal Blog says:

    Media pembelajaran yang terbaik adalah yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada pada sekolah tersebut, dan dibuat oleh guru itu sendiri, bukan orang lain, kalo gak salah begitu yang masih saya inget,hehe…..maklum, sudah lama tidak di dunia sekolah lagi,
    posting yang sangat bermanfaat pak guru….

  9. Tikah says:

    thanks sbb share…terbaek!!

  10. ismanpunggul says:

    @YogabamaYa benar, terima kasih..

  11. Yogabama says:

    Guru memang harus kreatip gimana caranya murid mampu menangkap apapun yang disampaikan. Good posting n keep posting.

  12. ismanpunggul says:

    @Rama88Semoga demikian hendaknya, thanks…

  13. Rama88 says:

    kunjungan silaturahmi disini,, terima kasih atas informasinya,, semoga dgn adanya media pembelajaran ini, pelajar indonesia semakin pinter2 dan kreatif,, keep posting and happy blogging,, :D

  14. mikexplorer says:

    keep posting.. always supporting..

  15. Mengulas media pembelajaran dari dua sisi yang berbeda, pak guru isman memang top. . .. .
    keep posting pak.

  16. ismanpunggul says:

    @cheloniaYa tepat sekali, Pak. Dasar seorang guru…

  17. chelonia says:

    Penggunaan media dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Dengan melihat dampak media yg begitu besar terhadap prestasi belajar anak, tidak berarti semua materi bisa diajarkan dengan media. Untuk itu harus benar-benar dipilih materi mana yg dapat disajikan dengan media (baik sederhana maupun canggih) sehingga dalam aplikasinya bisa optimal.

  18. Mari Berbagi says:

    penggunaan media pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan anak didik, nice posting sahabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>