Peranan Guru SD dalam Pendidikan

Ada sesuatu yang menarik dan patut dibanggakan bagi guru SD, apalagi yang mengajar di kelas rendah (I,II,III). Apa itu? Tingginya ketaatan dan kepercayaan siswa kepada gurunya. Kalau Anda tidak percaya, silahkan lakukan penelitian kecil di lingkungan tempat tinggal Anda. Gak usah jauh-jauh, jika di rumah ada anak yang duduk sebagai siswa SD kelas rendah, maka akan dengan mudah bagi Anda untuk membuktikan kebenaran poin yang dimaksud.

Pernahkah Anda menyaksikan anak yang menangis minta dibelikan warna air karena pesan gurunya? Atau menyaksikan anak yang setiap hari meminta dibelikan buah untuk dimakan atas pesan gurunya? Atau pernahkah di rumah, Anda mengeluh karena anak tidak mau mengerjakan sesuatu karena gurunya tidak menganjurkan pekerjaan seperti itu? Atau anak membantah Anda karena menurutnya yang Anda lakukan tidak sesuai dengan pesan gurunya? Atau…banyak lagi contoh lain yang menunjukkan tingkat ketaatan dan kepercayaan siswa yang tinggi terhadap gurunya.

Tingkat ketaatan dan kepercayaan yang tinggi terhadap guru oleh siswa SD kelas rendah membuktikan bahwa guru SD sebenarnya merupakan panutan bagi siswanya. Apakah peran guru SD cukup hanya sebagai panutan saja? Tentu saja tidak!

Seperti guru-guru yang lain, guru SD juga adalah tenaga pendidik. Sebagai pendidik, sebenarnya banyak peran yang harus diemban oleh guru. Antara lain seperti yang dikemukakan oleh Abin Syamsuddin (2003) dalam pengertian pendidikan secara luas, yaitu guru berperansebagai:

  • Pemelihara sistem nilai yang merupakan sumber norma kedewasaan;
  • Pengembang sistem nilai ilmu pengetahuan;
  • Penerus sistem-sistem nilai kepada siswa;
  • Penterjemah sistem-sistem nilai melalui penjelmaan sikap pribadi dan perilakunya, dalam proses interaksi dengan siswa;
  • Penyelenggara terciptanya proses edukatif yang dapat dipertanggungjawabkan, baik secara formal (kepada pihak yang mengangkat dan menugaskannya) maupun secara moral (kepada siswa dan Tuhan Yang Maha Esa).

Sedangkan dalam pengertian pendidikan yang terbatas, peranan guru adalah sebagai:

  • Perencana dalam mempersiapkan proses pembelajaran;
  • Pelaksana proses pembelajaran; dan
  • Penilai proses pembelajaran yang telah dilakukannya;

Secara sederhana, peran guru sebagai pendidik adalah membimbing, mengajar, dan melatih (Wardani, 2007). Simak apa yang dikemukakan oleh Wardani berikut ini:
Peran sebagai pembimbing
Untuk menjadi sosok pembimbing, guru harus mampu menjadi panutan yang dapat digugu dan ditiru oleh siswanya. Jika guru telah mampu menunjukkan contoh teladan yang baik bagi siswa maka tugas membimbing akan lebih mudah dilakukan. Sebagai pembimbing, guru dituntut agar memiliki kemampuan profesional dalam menguasai dan melaksanakan teknik-teknik bimbingan.

Peran sebagai pengajar
Peran sebagai pengajar adalah yang paling populer bagi seorang guru. Bahkan jika seorang guru bertemu dengan rekannya sesama guru maka petanyaan yang diajukan untuk mengetahui tempatnya bertugas adalah “Bapak/Ibu mengajar dimana?” atau mungkin “Bapak/Ibu mengajar kelas berapa?” Dalam melaksanakan perannya sebagai pengajar, guru SD sebagai guru kelas harus memiliki kemampuan mengajarkan semua mata pelajaran di SD (kecuali Pendidikan Agama dan Penjaskes) dan hal-hal lain yang berkaitan dengan mengajar.

Peran sebagai pelatih
Peran guru SD yang utama adalah sebagai pengajar yang mendidik. Peran sebagai pelatih biasanya tidak terlalu dituntut, karena peran tersebut lebih banyak dilakukan oleh guru dengan siswa yang telah dewasa. Siswa SD lebih banyak memerlukan bimbingan dan pengajaran dari guru.

16 comments

  1. artikel pengetahuan yg bermanfaat untuk kita, terima kasih gan salam sukses
    dari penyuluh

  2. First time visiting. I like the style of your blog. Thanks

  3. IOL lens says:

    Friend, nice blog. I like to visit your blog to see your nice post.

  4. Isman says:

    @arie5758 Hahaha kebetulan aja kali PakBro!

  5. Isman says:

    @Rohis Facebook Terima kasih MarBro!

  6. Isman says:

    @enonovan44 Thanks Gan, jangan memuji!

  7. Heheheee…mantef banget postingan bang Isman kali ini..saya setuju banget kata abang nih…saya kasih jempol buat abang..mantef dahhhhhh..hahahyyy

  8. arie5758 says:

    Memang benar pak mas, keponakan saya sampai tidak berani berangkat sekolah karena ada tugas membawa poster pahlawan pattimura. Tapi setelah mencari keliling, yg gambar pattimura kehabisan. Terpaksa deh harus melobi bapak gurunya ke sekolah hehehe :)

  9. tulisan yang mantap pak..!, bagus ni jadi bahan perenungan untuk guru SD., :)

  10. enonovan44 says:

    Artikel yang salalu bagus gan..
    semoga sukses ya :D
    happy Blogging

  11. isman says:

    @Bisnis Investasi Jangan terlalu memuji Mas, nanti jadi di atas angin.

    Terima kasih jawabannya Mas, nanti dipikirkan dulu tentang artikel post yg dimaksud…

  12. ismanpunggul says:

    @Rino Safrizal Ya kira2 seperti Bapak TamSis tersebutlah, Pak.

  13. Benar – benar mantab pak isman. Saya doakan bapak menjadi guru teladan. Karena tanpa adanya guru SD saya yakin saya tidak akan bisa membaca, menulis bahkan untuk menulis artikel di blog pun takkan bisa. Salut lah pokoknya buat pak bro isman.

    Ow ya pak menjawab pertanyaan kemarin, sebetulnya sudah saya jelaskan di artikel saya mengenai Penyebab Munculnya Iklan Default PPC Sitti.
    Tapi pada dasarnya iklan advertisernya sitti ini akan muncul apabila kata kunci di blog publishernya (kita) sesuai lah dengan iklan advertisernya. Kebetulan saja blog saya membahas mengenai bisnis online jadi yg muncul iklannya ya tidak beda jauh dari bisnis online.

    Coba saja bpk menerapkan saran saya yg ada di artikel tersebut. Atau ga seperti ini, kan akhir ini yang muncul iklannya adalah iklan axis, lenovo, gadged dan teknologi. Coba bapak buat artikel mengenai topik tersebut dan lihat bedanya. Semoga membantu….

  14. Seperti kata Ki Hadjar Dewantara:
    ing ngarso sung tulodo (di depan memberikan teladan),
    ing madyo mangun karso (di tengah membangkitkan semangat,
    dan tut wuri handayani (di belakang memberi dukungan)

    kira-kira begitu ya Pak..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>