Cerita Pemula Ikut Bisnis PPC (Pay Per Click)

Postingan kali ini tidak membahas tentang Pendidikan, mungkin karena mempertimbangkan pendapat dari admin kiosbosnis.com. Kalau yang selalu blogwalking pasti gak asing dengannya. Pengelola blog yang kontennya banyak menumpahkan ide, tips, dan pengalaman tentang bisnis online melalui internet itu orangnya memang cukup baik.

Kata beliau gak apa-apa suatu blog berisi tentang berbagai informasi agar terlihat lebih berwarna warni yang penting bisa mendatangkan manfaat buat pengunjung dan mendongkrak traffic. Tidak melulu membahas tentang dunia pendidikan. Bila perlu isi dengan bisnis jual buku atau distributor buku import, jadi reseller web hosting murah dengan memasang iklannya diblog, pasang pula iklan jual beli rumah atau kredit rumah, siapa tau diantara pengunjung ada yang cari rumah minimalis? Wah jadi blog gado-gado dong! Ya dibuatlah kategorinya kayak blog-blog yang telah mendahului kita. Setelah kupikir-pikir benar juga apa yang dikatakan beliau, itung-itung ada refreshing konten…

Tulisan ini erat hubungannya dengan iklan yang pernah nempel di halaman header dan widget blog kesayanganku ini. Terobsesi dari teman yang katanya blog dengan pengunjung lumayan dan punya PR bagus bisa untuk dapat uang tanpa keluar rumah atau bahasa kerennya di monitize (bener gak ejaannya) misalnya melalui pasang iklan gratis-tiss dari penyedia iklan. Kepengen juga aku mencobanya, maklum investasi tanpa resiko itukan pilihan utama bagi pemula seperti Aku.

Langkah awal mendaftarlah diriku menjadi publisher di dua tempat penyedia iklan dengan harapan bisa mendapatkan rupiah yang kian hari semakin meningkat. Aku jadi rajin BW, update artikel, dan berusaha semampuku untuk mendatangkan traffic yang banyak (nyiapkan onderdil mesin uang). Tau sendirilah gak cuma Aku, cita-cita semua orang pasti kepingin punya mesin uang yang bisa menghasilkan uang tanpa keluar rumah secara terus-menerus.

Melalui BW kutinggalkan jejak dan pesanku: “Sundul sukses Gan, sundul balik ya“. Karena memang bisnis yang kuikuti adalah “sundulan” atau Pay Per Click kalau di Indonesiakan klik iklan dapat uang, jadi kalimatnya kira-kira seperti itu. Aku berharap sahabat yang kukunjungi ada yang mau mbalas sundulan, karena pengunjung unik (unik visitor) sulit dimintai tolongnya. Dengan banyak sundulan apa lagi sah, wah bisa ngalir yang namanya rupiah ke rekeningku (pikiran konyolku). Boro-boro! Nyukupi Rp. 10rb aja susah. Mana tiap kali online pasti lihat laporan, sudah berapa klik yang diperoleh, hehehehh (malu mode: on)

Apa gerangan yang terjadi? Pertama Indo Iklan PPC yang kuikuti secara tiba-tiba raib tanpa jejak, siapapun orang disebalik bisnis tersebut gak ada yang bisa kuhubungi. Cari informasi sana-sini katanya lagi pindah server baru. Untuk Indo Iklan PPC, hanya beberapa klik lagi maka Aku bisa mencicipi pahitnya rupiah hasil dari 1 mesin uang yang kuciptakan. Bagi pemula sih memang pahit, beda jauh dengan yang mastakh (enyak dan muanis). Entahlah…

Kedua, SITTI Indonesia dengan deskripsinya Platform Iklan Kontekstual Berbahasa Indonesia yang terpajang di headerku hingga berminggu-minggu yang muncul cuma default melulu. Gitupun ada sahabat blogger yang coba mengklik dengan harapan (manatau) kliknya diperhitungkan dan sah. Tapi ada yang kurang iklas melakukannya, katanya bikin lama BW! hahahahhhaae

Kenapa SITTI tega melakukan “pemula” seperti itu…(meratap mode: on). Setiap Aku menatap halaman blogku yang ada hanya kalimat gombal:

Kapan mesin uang yang kedua ini menghasilkan rupiah yang banyak agar aku bisa dapat uang tanpa keluar rumah?  Kapan rupiah deras  mengalir ke rekeningku agar aku bisa mulai mewujudkan impian muluk dan konyol mantan pacarku (istri maksudku) yakni ngajak jalan-jalan cari rumah minimalis?Kapan lagi bisa mulai kredit rumah yang nyaman tuk berteduh?

Pada tanggal 5 Maret, Aku mengirimkan pesan kepada admin SITTI Indonesia, bunyinya:

Mohon dipertimbangkan untuk keyword bagi blog yang kontennya khusus tentang pendidikan…
Makasih, Gan! Sukses terus buat SITTI…

Dua hari kemudian (7 Maret 2012), Admin SITTI mbalas pesanku. Mau tau apa isinya? Simak!

Your request (#5961) has been updated.
To review the status of the request and add additional comments, follow the link below:

            http://helpdesk.sittibelajar.com/tickets

You can also add a comment by replying to this email.


Customer Support, Mar 07 10:09 (ICT):Dear Ismanpunggul,
Mohon maaf kami tidak bisa menginformasikan kata kunci khusus tentang pendidikan.
Yang bisa kami informasikan adalah keyword cloud Advertiser minggu ini (file terlampir). Semakin banyak tulisan dengan menggunkan kata kunci – kata kunci tersebut di blog/website Anda, maka makin besar kemungkinan iklan Advertiser akan muncul di halaman Anda.
Demikian penjelasan kami. Jika masih ada hal yang ingin Anda tanyakan, silakan hubungi kami kembali.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.Salam,
Tim SITTI
Attachment(s)

Sebelumnya Mas Adit pun dah ngasi tau, bahwa iklan dari SITTI bisa muncul dengan adanya kata kunci (keyword) yang nyambung dengan konten blog. Gak apa-apa, dunia kan terus berputar. Kutunggu saja pemasang iklan yang iklannya ada kaitan dengan pendidikan. Untuk artikel ini, Mas Adit pasti tau maksudnya. Coba-coba Mas!

26 thoughts on “Cerita Pemula Ikut Bisnis PPC (Pay Per Click)”

  1. memang klo PPC perlu sabar, saya yg daftar di sitti aja sdh dua bulan padahal sudah melebihi payout sampai sekarang belum datang tuh surat verfikasi untuk pengambilan duitnya.. hehe.. nunggu sampai 3 bulan klo gak ada pencerahan akan aku lepas tuh iklan dan akan ku tulis kalau sitti tuh SCAM alias penipuan.. heheh..

  2. I do believe all the ideas you’ve presented on your post. They’re very convincing and can definitely work. Still, the posts are very short for beginners. May you please lengthen them a little from subsequent time? Thank you for the post.

  3. met knal pak guru,cerita anda mirip dgn nasib ppc di blog ane pak,dlm sebulan aq dah gnti2 ppc karna ngk sabar,pengunjung skitar 200-400 perhari,ternyata jadi publisher kaya itu cuma mimpi,hehe…tp aq cb psang klikblogger brgkali ada yg nyundul pak.

    1. Berarti kita senasib Mas. Tapi tulisan itu kuposting hanya bertujuan “nembak” keyword”nya SITTI, Mas. Jadi ceritanya yang berlebihan itu cuma rekayasa…Thanks dah komeng ya.

  4. sitti emang terbukti membayar, aq udh dpt byrn dgn nominal yg lumayan, hindari kecurangan coz tentu penyedia ppc terus akn memperbaiki teknologinya, ip adrs bbrp operator emng d ban sngga jka ada klik murni skalipun gk akn masuk

  5. @arie5758 Ya, Aku masih ingat! dulu MasBro pernah majangkan iklannya adsensecamp, tapi dicopot karena hanya mberatin load blog saja. Itulah yang kini kualami. Mana harus memenuhi kata kunci lagi. Tulisan di atas itu merupakan upaya mengelabui robotnya SITTI (mungkin)

    Kulakukan klik dengan sebenarnya (jujur), kutunggu sampai load blog iklannya berhenti kemudian kuklik pula salah satu menunya (tapi loadnya gak sampe habis) pada blog teman yg majangin iklan. Ada beberapa teman yang kuanggap jujur telah melakukan klik yg sama pada iklan di blogku.

    Sejak tulisan di atas kuposkan sudah lebih dari 20 kata klik (sundulan) yg tertulis di pesan Cbox, Tak satupun yang nyangkut di catatan SITTI. Ada keinginan pula tuk menurunkan/membuang iklan tsb.

    Sebagian teman ada yang ngasih saran agar pindah penyedia saja. Ada juga rencana mau pindah atau seperti semula yakni jadi blog tanpa iklan kayak nya MasBro, tapi kutunggu sampai akhir bulan ini.

  6. Saya teringat sewaktu di kaskus jika bermain PPC ini masbro. Bedanya kalau kaskus adalah saling melempar cendol tiap hari agar reputasi (istilahnya ijo² berderet) bisa naik terus, kalau PPC adalah saling klik per hari.

    Saya tau begitu susah cari cendol jujur, harus punya teman seperjuangan yg juga berburu cendol sehingga bisa saling memberi. Itupun kadang kita dibohongin, kita sudah ngasih ternyata dia ga ngasih²..

    Pun sama saya pikir dg PPC, kalau cuma mengharap keikhlasan penggemar utk nge-klik iklan, rasanya ga bakal rekening kita dikucurin transferan. Harus punya rekan yg juga sama pemasang iklan PPC yg melakukan klik per hari.

    Tau gimana waktu terkuras utk berburu cendol, makanya saya copot lagi iklan yg pernah saya pasang. Karena waktu utk online saya tidak bisa seperti waktu dulu masih getol ngaskus dan nge-forum. Sbb yg namanya PPC ga bakal dihitung jika ga di klik, jika ada page impression pun pasti akumulasinya banyak utk mendulang rupiah.

    Tapi semoga bisa menghasilkan saja masbro, biar ada dana tambahan buat ngopi dan beli snack saat ngeblock hehehehe…

  7. Semangat mas… sudah coba PPC yang lainnya kah???
    ex: KB(kumpulblogger), AC(Adsensecamp),dll???
    klo PPC itu sudah terbukti membayar mas. aku aja dah lebih dari ratusan ribu dapat dari mereka bedua… hihi.

  8. Namanya juga bisnis pak, ga selamanya dapat profit terus kadang juga mengalami naik turun seperti hidup yang kita jalani sekarang. Tetep fokus dan selalu berdoa yang terbaik agar Allah semakin mempermudah kita dalam mencapai segala tujuan yang akan kita capai. Bagi saya pribadi, untung mauapun rugi ya saya anggap sebagai jalan untuk menuju kesuksesan pak. Tetep semangat pak guru.

  9. yup, dicoba aja pak. kalo gagal dicoba aj lagi. sy pun pernah juga gagal smpai 3 kali, kemudian sy daftar lagi n alhamdulillah berhasil, namun harus melewati beberapa waktu, pak.

    insya Allah berhasil y pak. salam sukses kembali u/ bapak^^

  10. curhatannya dalam banget pak guru… kykny uneg2 semuanya dikeluarin di sini dah (baca: tentang ppc) :D. btw, kenapa gak coba GA aja pak? kali aja bisa diapprove, aplagi sekarang dah support bahasa Indonesia…. coba pak, pasti bisa!!!

    salam sukses n tetap semangat y pak… ^^

  11. wahhh… cerita abang asik juga ternyata…perlu liku2 ya bang main ppc… daftar google adsense aja bang… saya berulangkali daftar baru keterima kali ini bang…
    semangat buat bang isman ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *