Perlunya “Kunjungan” Jujur Saat BW (Sunduler)

Postingan kali ini kayaknya kok menyimpang jauh dari konten utama blogΒ Guru Kelas. Sunduler? Gak apa-apa, refreshing “nulis” konten. Dulu, saat Aku mulai belajar nge-blog kata sundul tidak sepopuler kata support atau kiss. Mungkin ada yang tanya, apa pentingnya membahas tentang sunduler?

Aku bisa akrab dengan kata sundul setelah blog kesayanganku ini kutempeli iklan. Walaupun selalu default karena keywordnya gak nyambung (kahkahkahkah…). Eth, tunggu dulu! Aku pernah buat tulisan yang khusus berisi keyword suatu iklan di sini dengan tujuan agar iklannya nongol, dan berhasil! Kata-kata itu antara lain: informasi, gambar, gratis, film, online, wanita, cantik, serta seksi ada di facebook dan blog free. Sayangnya keyword dari blog penyedia iklan tersebut tiap minggu selalu berobah.
Kembali dilanjut, sundul kalau diartikan secara umum adalah menundukkan kepala untuk menumbuk benda yang berada di atasnya atau kalau dalam permainan sepak bola adalah menangkis bola dengan kepala. Dalam tulisan ini yang dimaksud sunduler itu adalah orang yang melakukan klik pada ads blog (kebanyakan sesama blog free) atau membalas klik yang dilakukan teman dari blog lain. Untuk apa melakukan sundulan? Gak perlu dijawablah ya (pemainnya pasti tahu).

Seperti yang kurasakan, kadang-kadang melakukan blogwalking bisa menjenuhkan. Sama jenuhnya waktu maen facebook-an. Penyebabnya:

  1. Koneksi kayak kura-kura, mbuka 1 blog saja butuh beberapa menit
  2. Teman yang mengharapkan kunjungan setelah dia berkunjung di blog kita, dicatat semua oleh cbox (buanyak)
  3. Blog yang di klik untuk dikunjungi kadang gak langsung ke tujuan tapi masih di browser, hingga perlu klik lagi
  4. Gak sah jika berkunjung ke blog teman dan ketemu konten bermutu gak dikomentni (ngarep backlink dari blog laen jugaklah). Apa lagi pemilik blognya adalah wanita cantik teman facebook-an pula.

Agar bisa hilang rasa jenuh nge-blog dan bahkan makin berusaha untuk mendatangkan pengunjung blog yang buanyak (traffic) maka di blog kita yang sudah berpengunjungpun ditempeli iklan, dengan harapan bisa ngumpulin recehan. Akhirnya tanpa ada aturan/komando muncullah para sunduler (termasuk diriku lho ya). Para sunduler kuanggap jujur karena benar-benar nyundul, tetapi tentu gak jujur bagi pihak penyedia iklan.

Kita tinggalkan cerita tentang kejujuran karena itu ada pada diri kita masing-masing. Pertanyaannya: “apakah kita mau melakukan kerja yang sia-sia?” Tentu tidak! Nah bagaimana jika kita melakukan sundulan pada blogtapi tidak diterima pihak penyedia hanya karena kita asal sundul saja? Maksudku di sini bukan dikarenakan IPnya sama ya (istilahnya IP gak unik). Apa itu tidak sia-sia? Maka sundullah dengan mantep dan benar agar:

  1. Kerja nge-blog kita gak sia-sia
  2. Ada manfaatnya bagi orang lain dan diri sendiri (recehnya jadi berkah)
  3. Semangat nge-blog makin menyala (yg bener, Gan!)

Berdasarkan pengalaman nyata antara diriku dengan Mas Adit si pengelola blog tentang bisnis online dan sejenisnya. Dulu (belom lama ini), setiap Aku melihat laporan penghasilan di halaman beranda blog penyedia iklan selalu kosong. Kuhubungi Mas Adit (lupa via sms, facebook, atau e-mail?), dia bilang: “Coba kali ini di check, Pak!” Lalu kucheck, benar sudah ada receh yang tercatat, dan terus bertambah.

Apa yang dilakukan Mas Adit, Gan?

  1. Sundul iklan yang tidak default
  2. Tunggu sampai loading blog selesai
  3. Klik salah satu menu ataupun anchor teks yang terdapat di halaman blog iklan yang kita klik jika masih merasa ragu akan keberhasilannya
  4. 1 hari/1 IP/ 1 klik
  5. Hanya itu.

Nah, bisakah kita melakukan hal di atas? Atau merasa rugi karena memakan waktu yang lama apa lagi jika koneksi lelet? Terserah kita masing-masing, Gan! Yang penting jangan sampai skrip iklan hanya bikin blogΒ kita lama loadingnya tanpa menghasilkan apa-apa, dan seandainya menghasilkan recehpun hanya dari ketidakjujuran. Atau begini saja:

  1. Kita berkunjung ke blog teman/blog orang lain/ blog siapa saja
  2. Di blog tersebut ada artikel yang bagus dan bemanfaat, kita baca
  3. Beri komentar sewajarnya, nyambung dengan konten, danΒ  jangan sepam (spam)
  4. Terakhir, jangan tinggalkan pesan: kunjung balik ya (atau sejenisnya), cukup tinggalkan url/link blog kita dengan ucapan yang tidak mengharapkan kunjungan balasan (walaupun mengharap), dan beri dia poin/kredit atas karyanya dengan mengklik iklan yang ada di blognya tanpa meninggalkan pesan “sundul balik, Gan”.

Bisa Gan? Tidak merasa rugi? (Terus terang Aku belom bisa, Gan dan tentu merasa rugi! Huh susahnya mau berbuat ikhlas)

Ini bagian yang penting. Aku tidak sedikitpun bermaksud menyinggung sesiapa atau pihak manapun. Andai ada yang tersinggung, syukurlah…Moga kedepannya, menjadikan jujur bukan sekedar kata-kata tapi merupakan tindakan nyata. Dan seperti tulisan sebelumnya, tulisan ini tidaklah bermanfaat karena hanya mancing nongolnya iklan (nembak keyword) di blog dengan beberapa keyword. Bener gak sih penyedia iklan itu nggunakan keyword tuk memunculkan iklan? (maklum masih penasaran).

28 thoughts on “Perlunya “Kunjungan” Jujur Saat BW (Sunduler)”

  1. @isman: Visitor ok, kalau ga ada yg nge-klik juga percum tak bergun masbro. Dari page impression kecil banget dapetnya hehehehe..

    Tapi nanti aja deh jika ada banyak waktu buat online, sekalian gabung sama komunitas adsense atau PPC. Biar saling klik per hari πŸ™‚

  2. bener juga sih, saya belum berani masang iklan soalnya traffic gak menentu. hehe
    thanks ilmunya, jadi tambah ngerti..

    sukses buat agan dan semuanya, happy blogging. πŸ™‚

  3. curhatan yg dalam dari pak guru… ckckckkc… hmmm…, begitu y. jadi setidakny ada timbal balik juga y pak… ok deh pak, ane bantu sundul lagi πŸ˜€

    yg penting tetap semangat nge-blogny y pak… belajar ikhlas dulu dah… ^___^. n trims pak dah berbagi. salam sukses n semangat selalu πŸ˜‰

  4. heheheh klo ada iklan kadang ds sundul kang tapi itu lah yang di harapakan kita orang datang ke blog kita kita di suport juga.

    tapi ds sekarang ga masang ppc πŸ˜€

  5. Waw tulisan yang menarik kak ini πŸ™‚
    Wah ternyata "sundul" itu seperti itu dan "sunduler" adalah orangnya (-_-") duh baru ngerti nih

    sepertinya banyak sobat yang menyundul dan saya tidak mengerti siapa-siapa yang menyundul

    dan terimakasih atas tulisan ini saya jadi mengerti πŸ™‚

    salam semangat
    dan semoga sukses selalu

  6. kalau ppc memang sulit gan kcuali kt puny grup kliker sndri ini berdasarkan pngalaman 1 bln sx dpt 97 usd.
    Tp skrg blik arah memanfaatkan blog dgn jd pnulis artiker atau revie lbh mguntungkan 1bln bs dpt 200 usd

  7. Kalau begini apa yang disundul gan?
    "Coba SITTI359. Promosi ke 50 juta orang di seluruh Indonesia"

    Nanti tiap kesini tak bantu sundul deh, sapa tahu nanti bisa makin pinter nyundul bola juga hehehe πŸ™‚
    Saya nayangkan iklan kemarin dapet 39rb-an bulan pertama, bulan kedua 48rb-an. Akhirnya saya turunkan benderanya masbro πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *