Keterampilan Dasar Mengajar: Mengadakan Variasi

Dalam situasi yang bagaimanapun variasi itu memegang peranan yang sangat penting. Ia mampu membuat hidup menjadi lebih semangat, bergairah, dinamis dan penuh harapan. Bayangkan jika hidup ini tanpa variasi, pasti akan sangat membosankan.

Dalam kegiatan pembelajaran, variasi sangat-sangat diperlukan. Variasi dalam kegiatan pembelajaran merupakan beragam cara/gaya yang dilakukan guru dalam menyampaikan materi ajar agar tidak monoton. Ada beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ahli terkait dengan keterampilan mengadakan variasi, yaitu:

  1. Soetomo (1993) mengemukakan bahwa mengadakan variasi dalam proses pembelajaran dapat diartikan sebagai perubahan cara/gaya penyampaian yang satu kepada cara/gaya penyampaian yang lain dengan tujuan menghilangkan kebosanan/kejenuhan siswa saat belajar sehingga menjadi aktif berpartisipasi dalam belajarnya.
  2. Hal senada dikemukakan oleh Hamid Darmadi (2010): variasi dalam kegiatan pembelajaran merujuk pada tindakan dan perbuatan guru yang disengaja ataupun secara spontan dengan maksud meningkatkan perhatian siswa selama pelajaran berlangsung.

Dari pendapat tersebut dapatlah disimpulkan bahwa keterampilan mengadakan variasi adalah penyampaian materi ajar dengan berbagai cara/gaya yang dilakukan guru yang bertujuan untuk menghilangkan kebosanan/kejenuhan siswa sehingga siswa menjadi aktif dan berpartisipasi dalam belajarnya.

Secara rinci, Ada beberapa tujuan dan manfaat dari mengadakan variasi dalam kegiatan pembelajaran.
1. Menurut Julaiha (2007):

  • Menghilangkan kebosanan siswa dalam belajar
  • Meningkatkan motivasi belajar siswa
  • Mengembangkan keingintahuan siswa terhadap hal-hal baru
  • Melayani gaya belajar siswa yang beraneka ragam
  • Meningkatkan keaktifan/keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran

2. Menurut Mulyasa dalam Suwarna, dkk (2006):

  • Menimbulkan dan meningkatkan perhatian siswa terhadap pembelajaran.
  • Memupuk tingkah laku yang positif bagi guru dan sekolah dengan cara mengajar yang lebih hidup serta suasana/lingkungan belajar yang lebih baik.
  • Meningkatkan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar.

3. Menurut Marno dan Idris (2008):

  • Menarik perhatian siswa terhadap materi pelajaran yang sedang disajikan.
  • Menjaga kelestarian proses pembelajaran baik secara fisik maupun metal.
  • Membangkitkan motivasi belajar siswa selama proses pembelajaran.
  • Mengatasi situasi dan mengurangi kejenuhan dalam proses pembelajaran.
  • Memberikan kemungkinan layanan belajar¬† secara individual.

Dengan memahami tujuan dan manfaat yang diperoleh dari mengadakan variasi dalam proses pembelajaran, maka diharapkan seorang guru harus memiliki dan menerapkan keterampilan dasar mengajar tersebut pada setiap kegiatan pembelajaran yang dilakukannya. Hasilnya, bukan saja siswa yang mendapatkan kepuasan dalam belajar tetapi gurupun mendapatkan kepuasan dalam mengajar.

4 thoughts on “Keterampilan Dasar Mengajar: Mengadakan Variasi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>