Komponen Keterampilan Dasar Mengajar: Mengadakan Variasi

Banyak variasi yang dapat dilakukan guru saat melaksanakan proses pembelajaran, diantaranya suara guru saat menjelaskan dan menyampaikan materi pelajaran, cara guru memandang siswa, posisi guru, interaksi yang terjadi, sampai pada cara memanfaatkan media belajar untuk menarik perhatian siswa.

Dari berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh guru itu, sebenarnya hanya ada satu tujuan utama yaitu agar pembelajaran yang dilakukan tidak monoton sehingga siswa tidak merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran. Sedangkan tujuan lainnya tergantung pada jenis variasi dan prinsip penggunaan yang dilakukan.

Wardani dan Julaiha (2007) mengelompokkan variasi dalam kaitannya dengan proses pembelajaran menjadi 3 kelompok, yaitu:
1. Variasi dalam cara dan gaya mengajar
2. variasi dalam pola interaksi dan kegiatan
3. Variasi dalam memanfaatkan media pembelajaran.

1. Variasi dalam cara dan gaya mengajar
Hal-hal atau kegiatan yang berhubungan dengan variasi dalam cara dan gaya mengajar antara lain:

  • Variasi suara. Sebagian kegiatan yang berlangsung di kelas bersumber dari hal-hal yang disampaikan guru secara lisan, sehingga suara guru merupakan faktor yang sangat penting pada setiap proses pembelajaran di kelas. Guru harus pandai memvariasikan intonasi suaranya dari besar ke kecil, dari tinggi ke rendah, dari nada sedih ke gembira, memberi tekanan pada kalimat tertentu dan sebagainya.
  • Pemusatan perhatian. Pemusatan perhatian dapat dilakukan guru dengan cara mengucapkan kata-kata tertentu secara khusus diiringi isyarat/gerakan seperlunya.
  • Kesenyapan. Perubahan dari ada suara yang terdengar ke kesenyapan yang dilakukan secara tiba-tiba akan mempengaruhi perhatian siswa. Cara ini dapat dilakukan ketika guru sedang berbicara tetapi ada siswa yang asyik sendiri, tidak mendengarkan atau bahkan ada yang ngantuk.
  • Mengadakan kontak pandang. Memandang seluruh siswa dan kemudian memandang siswa tertentu dengan tujuan memberi perhatian khusus atau mengecek pemahamannya mencerminkan keakraban hubungan siswa-guru. Ketidakmampuan seorang guru menatap siswanya (mungkin karena malu/sebab lain) merupakan kekurangan guru dalam mengadakan variasi.
  • Gerakan badan dan mimik. Gerakan badan dan mimik yang dapat divariasikan diantaranya: ekspresi wajah, gerakan kepala, gerakan tangan, gerakan bahu, dan lain-lain. Komunikasi dengan gerakan badan dan mimik secara tepat akan lebih efektif dibanding dengan ucapan yang bertele-tele.
  • Perubahan dalam posisi guru. Selama mengajar, guru tidak seharusnya berada di satu posisi tertentu saja. Dan jika melakukan posisi berpindah-pindahpun harus terkesan wajar dan tidak dibuat-buat.

2. Variasi pola interaksi dan kegiatan
Pola interaksi ini dapat bervariasi dari yang paling didominasi guru sampai yang berpusat pada diri siswa. Berdasarkan pengorganisasian siswa, pola interaksi dibedakan menjadi pola interaksi klasikal, kelompok, dan perorangan.
Contoh pola interaksi dan kegiatan:

  • Kegiatan klasikal: mendengarkan informasi, demonstrasi suatu percobaan, menyaksikan permainan drama.
  • Kegiatan kelompok kecil: diskusi, melakukan onservasi/percobaan, membuat laporan.
  • Kegiatan berpasangan: berunding untuk menjawab pertanyaan yang diajukan secara klasikal, berlatih menggunakan peralatan tertentu.
  • Kegiatan perorangan: membaca, mengerjakan tugas individu, observasi.

3. Variasi dalam memanfaatkan media pembelajaran
Materi yang sulit dan membosankan akan menjadi lebih menarik bagi siswa jika disajikan melalui media/alat bantu belajar. Variasi dalam memanfaatkan media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi:variasi dalam memanfaatkan media pembelajaran yang dapat dilihat, didengar, dan yang dapat diraba dan dimanipulasi. Untuk mengetahui contoh media pembelajaran yang dapat dilihat, didengar, dan dimanipulasi silahkan baca disini

6 thoughts on “Komponen Keterampilan Dasar Mengajar: Mengadakan Variasi”

    1. Di daerahku kelas bermula 07.30 WIB dan pada hari biasa (kecuali Jumat-Sabtu) pulang pukul 13.05 WIB. Mungkin saat itu murid-murid lagi menghadapi ujian, atau CikGu melihat mereka pada hari Jumat/Sabtu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>