Prinsip Penggunaan Keterampilan Mengadakan Variasi

Setelah pada postingan sebelumnya dishare tentang komponen-komponen dalam mengadakan variasi, selanjutnya pada postingan kali ini akan dishare tentang prinsip penggunannya. Agar variasi yang dilakukan guru dapat berfungsi secara efektif maka dalam pelaksanaannya perlulah memperhatikan prinsip-prinsip penggunaannya.

Berikut ini adalah prinsip penggunaan dalam mengadakan variasi seperti yang telah dikemukakan oleh Wardani dan Julaeha (2007), yaitu:

  1. Memiliki maksud tertentu dan tidak menyimpang dari tujuan yang ingin dicapai. Semua vriasi yang dilakukan oleh guru harus mengandung maksud tertentu dan sesuai pula dengan tujuan yang telah ditetapkan.
  2. Sesuai dengan karakteristik dan kemampuan siswa. Tidak semua siswa memiliki karakteristik serta kemampuan yang sama, untuk itu guru harus memahami betul karakteristik dan kemampuan dari masing-masing siswanya sehingga lebih mempermudah bagi guru untuk menyesuaikan dalam membuat variasi
  3. Sesuai dengan latar belakang sosial budaya. Hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan dalam membuat variasi adalah latar belakang dan sosial budaya siswa. Memahami latar belakang dan sosial budaya siswa dengan baik akan mempermudah guru dalam menyesuaikan variasi yang dibuat.
  4. Tidak bertentangan dengan materi yang sedang disajikan. Walaupun bertujuan untuk menarik perhatian siswa, usakan agar variasi yang dibuat sesuai dengan materi yang sedang disajikan saat itu. Jangan menyimpang karena hal ini bukan saja menjadikan variasi yang dibuat tidak efektif tetapi tujuan pembelajaranpun sukar untuk tercapai
  5. Kemampuan guru sendiri dalam menciptakan variasi. Memaksakan diri dengan keterbatasan kemampuan yang dimiliki akan membuat sesuatu pekerjaan tampak dipaksakan dan hasilnyapun akan tidak memuaskan. Buatlah variasi sesuai dengan kemampuan masing-masing.
  6. Variasi terjadi secara wajar. Jangan membuat variasi yang dipaksakan, buatlah variasi yang kesannya lebih alami (tidak ketara dibuat-buat)
  7. Berlangsung secara lancar dan berkesinambungan. Variasi yang dilakukan guru hendaknya tidak berhenti sampai disitu, tetapi terjadi secara berkesinambungan dan mengalir secara lancar. Walaupun perhatian siswa telah maksimal, pertahankan atau lebih tingkatkan lagi agar variasi benar-benar lebih efektif.
  8. Dirancang secara cermat dan dicantumkan dalam RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Saat menyusun perencanaan pembelajaran, cantumkan secara garis besar variasi yang akan dibuat saat menyajikan materi pelajaran
  9. Perubahan komponen mengadakan variasi dapat dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung sesuai dengan balikan yang diperoleh guru selama pembelajaran berlangsung.

Semoga prinsip penggunaan dalam mengadakan variasi di atas benar-benar dapat diperhatikan oleh guru sehingga variasi yang dilaksanakan menjadi efektif. Dan semoga bermanfaat!

4 thoughts on “Prinsip Penggunaan Keterampilan Mengadakan Variasi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *