Keterampilan Dasar Mengajar: Menjelaskan

Keterampilan menjelaskan merupakan keterampilan dasar mengajar yang keempat setelah keterampilan bertanya, keterampilan memberi penguatan, dan keterampilan mengadakan variasi. Keterampilan mengajar yang paling sering digunakan guru dalam pembelajaran ini akan mudah dikuasai apabila guru telah menguasai ketiga keterampilan mengajar sebelumnya.

Menjelaskan merupakan aktivitas yang paling sering dilakukan oleh guru dalam menyampaikan informasi. Dalam kegiatan pembelajaran, menjelaskan berarti mengorganisasikan materi pembelajaran dalam tata urutan yang terencana secara sistematis sehingga dengan mudah dapat dipahami oleh peserta didik. Keterampilan menjelaskan mutlak perlu dimiliki oleh para guru.

Seorang guru harus benar-benar menguasai teori dan mampu mempraktekkan keterampilam menjelaskan agar siswa memiliki pemahaman yang mantap tentang masalah yang dijelaskan, serta meningkatnya keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran dan mampu berpikir secara bernalar.

Kadang-kadang terjadi kesamaran antara menjelaskan dengan menceritakan. Padahal kedua kata ini mengandung makna yang berbeda. Menurut KBBI, menjelaskan berarti: menerangkan, menguraikan secara terang; sedangkan menceritakan memiliki arti: (1) menuturkan cerita (kepada), (2) memuat cerita, dan (3) mengatakan (memberitahukan) sesuatu (kepada). Menjelaskan adalah mendeskripsikan dengan jelas sesuatu benda, keadaan, fakta dan data sesuai dengan waktu dan hukum-hukum yang berlaku secara lisan .

Dalam kaitannya dengan pembelajaran, menjelaskan adalah penyajian informasi melalui lisan yang diorganisasi secara sistematis untuk menunjukkan adanya hubungan antara teori dan paraktek, hubungan sebab akibat, hubungan informasi baru dengan yang sudah diketahui sebelumnya, dan lain-lain. Jadi dalam kegiatan menjelaskan terjadi uraian informasi secara sistematis yang dapat memberikan gambaran jelas adanya hubungan antar informasi.

Secara umum kegiatan menjelaskan bertujuan untuk membuat/menjadikan sesuatu menjadi jelas dan mudah dipahami, sedangkan secara khusus (dalam pembelajaran di kelas) kegiatan menjelaskan mempunyai beberapa tujuan. Menurut Wardani dan Julaeha (2007:7.51), kegiatan menjelaskan bertujuan untuk:

  • Membantu siswa memahami secara objektif dan bernalar tentang suatu konsep, hukum, dalil, dan lain-lain.
  • Membimbing siswa untuk menjawab pertanyaan “mengapa” yang muncul saat proses pembelajaran.
  • Membantu cara berfikir siswa agar lebih sistematis dalam memecahkan masalah.
  • Mendapatkan balikan tentang tingkat pemahaman siswa terhadap konsep yang dijelaskan.
  • Memberi kesempatan kepada siswa untuk menghayati proses penalaran dalam penyelesaian ketidakpastian.

Wardani dan Julaeha menambahkan bahwa keterampilan menjelaskan akan memungkinkan guru untuk:

  • Meningkatkan efektivitas pembicaraan agar menjadi penjelasan yang bermakna.
  • Memperkirakan tingkat pemahaman siswa.
  • Membantu siswa belajar dari berbagai sumber.
  • Mengatasi kekurangan sumber belajar.
  • Menggunakan waktu secara efektif.

Demikianlah uraian singkat defenisi dan beberapa tujuan dari keterampilan dasar mengajar guru: menjelaskan, semoga beranfaat!

7 thoughts on “Keterampilan Dasar Mengajar: Menjelaskan”

    1. Bukan TIPS Gan, tapi uraian tentang keterampilan dasar yang harus dimiliki seorang guru.
      Thanks dah komeng-komeng ya.

  1. Sering kita temui kadang-kadang ketrampilan guru dalam menjelaskan itu kurang sehingga apa yang ingin disampaikan itu tidak samapi pada muridnya. Artikel ini sangat menarik apalagi bagi mereka yang berprofesi guru..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>