Prinsip Penggunaan Keterampilan Dasar Mengajar Membuka dan Menutup Pelajaran

Dalam menerapkan Keterampilan Dasar Mengajar Membuka dan Menutup Pelajaran, ada prinsip yang perlu diperhatikan. Dengan memperhatikan prinsip tersebut diharapkan kegiatan membuka dan menutup pelajaran yang dilakukan akan menjadi efektif.

Wardani dan Julaiha (2007:8.11) mengemukakan bahwa prinsip penggunaan keterampilan membuka dan menutup pelajaran ada 2, yaitu bermakna dan berurutan/berkesinambungan. Berikut ini penjelasan ringkasnya.

1. Bermakna
Kegiatan membuka dan menutup pelajaran dikatakan bermakna jika kegiatan tersebut relevan dengan materi yang akan dibahas dan sesuai dengan karakteristik siswa sehingga mampu mencapai tujuan yang diharapkan. Kegiatan bermakna yang dapat dilakukan guru antara lain memberi acuan, menarik perhatian siswa, memotivasi, membuat kaitan, mereviu atau menilai.

  • Cara yang berlebihan dan terlalu dibuat-buat tidak akan efektif untuk menarik perhatian dan memotivasi siswa. Cara yang dibuat-buat itu misalnya menceritakan lelucon yang membuat siswa terbahak-bahak tetapi ceritanya tidak berhubungan dengan materi yang disajikan. Atau guru menanyakan hal-hal yang sama sekali tidak terkait dengan materi yang dibahas sehingga pertanyaan yang diajukan tidak mengukur pemahaman siswa terhadap penguasaan materi .

2. Berurutan dan Berkesinambungan
Prinsip berurutan dan berkesinambungan yang dimaksudkan disini adalah: kegiatan membuka dan menutup pelajaran merupakan bagian yang utuh dari kegiatan pembelajaran, dan bukan merupakan kegiatan yang lepas-lepas dan berdiri sendiri. Guru hendaknya berusaha membuat susunan kegiatan yang tepat sesuai dengan minat, pengalaman, dan kemampuan siswa serta jelas kaitannya antara yang satu dengan yang lain.

Contoh kegiatan yang perlu diperhatikan dalam prinsip berurutan dan berkesinambungan untuk keterampilan membuka dan menutup pelajaran antara lain:

  • Keterkaitan antara kegiatan pendahuluan dengan kegiatan inti pembelajaran serta dengan tugas-tugas yang dikerjakan sebagai tindak lanjut nampak jelas dan logis
  • Mengenalkan pokok pelajaran dengan menghubungkannya terhadap pengetahuan yang sudah diketahui oleh siswa (apersepsi).

Itulah 2 prinsip yang harus diperhatikan oleh guru agar kegiatan membuka dan menutup pelajaran yang dilakukannya menjadi efektif. Semoga bermanfaat!

2 comments

  1. Mungkin yang dimaksudkan agar siswa tidak merasa jenuh dan membosankan sehingga setelah proses opening dan closing pelajaran sisiwa menjadi lebih mudah dalam menangkap, menerima dana menyereap materi yang guru sampaikan. Ulasan yang menarik pak, bisa buat pemebelajaran bagi saya pribadi untuk kedepannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>