Tips Agar Disukai oleh Orang Lain

Bergaul dan berinteraksi dengan orang lain merupakan ciri dari makhluk sosial, manusia. Jabatan guru adalah diantara profesi yang paling banyak melakukan aktivitas “bergaul dan berinteraksi”. Di lingkungan sekolah, guru bergaul dan berinteraksi dengan sesama guru, kepala sekolah, dan dengan para siswa. Sedangkan di luar sekolah, guru bergaul dan berinteraksi dengan masyarakat di sekelilingnya.

Didalam bergaul dan berinteraksi tersebut, ada perasaan yang pastinya dilibatkan. Diantaranya rasa nyaman, rasa suka, benci, gembira, dan sebagainya. Perasaan itu timbul seiring dengan penilaian kita terhadap orang lain atau penilaian orang lain terhadap kita. Apakah orang lain menyukai kita atau apakah kita menyukai orang lain? jika bermula dari diri sendiri, maka pertanyaan yang lebih tepat adalah :”Apakah orang lain menyukai kita?” Selanjutnya, bagaimanakah caranya agar orang lain menyukai kita? Berikut ini akan kushare tips agar kita disukai oleh orang lain. Tips ini kucomot dari blog Ruang Inspirasi miliknya MasBro Arie.

Ada cara yang paling sederhana agar kita disukai orang lain, yaitu “Memperlakukan mereka (orang lain) seperti kita ingin diperlakukan”. Cara yang sederhana tetapi sebenarnya sulit untuk mempraktekkannya itu dikutip dari buku best seller “Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain” karya Dale Carnegie.

Lebih jauh, Dale Carnegie memberikan 6 Tips agar kita disukai oleh orang lain:

  1. Berminat pada orang lain.
    Tumbuhkanlah minat kita terlebih dahulu terhadap orang lain, mudah-mudahan orang lain akan mulai menyukai kita. Jangan sesekali meremehkan dan merendahkan orang lain. Hormati dan hargailah orang lain seperti kita menghargai diri sendiri.
  2. Tersenyumlah pada semua orang.
    Jangan jual mahal dengan senyuman. Sedekahkan senyuman pada siapapun, baik yang sudah kita kenal ataupun yang belum kita kenal. Dengan memberi senyuman maka suasana akan menjadi rileks dan bersahabat. Yang penting jangan senyam-senyum sendiri.
  3. Mengingat nama orang lain.
    Nama adalah identitas diri yang paling berharga melebihi pangkat dan titel. Berusahalah untuk menyebut nama jika kita memanggil atau berbicara dengan orang yang kita kenal. Jangan memanggil dengan sebutan “hei, woi, kau, …” atau dengan julukan yang tidak dia sukai.
  4. Menjadi pendengar yang baik.
    Cara menjadi pendengar yang baik adalah dengan memberi kesempatan kepada orang lain untuk bercerita lebih banyak. Jangan mendominasi pembicaraan jika sedang ngobrol dengan orang lain. Apalagi yang dibicarakan adalah tentang diri kita, keluarga kita, hobi kita dan kesuksesan kita. Lama-lama orang akan menjadi bosan dan menganggap kita sok pamer. Jika sedang membicarakan tentang perihal orang lainpun jangan sampai menyinggung perasaan dan membuat lawan bicara kita tidak nyaman.
  5. Bicarakan minat orang lain.
    Walaupun kita sangat meminati hal-hal tertentu, usahakan jangan membicarakannya dengan berlebihan. Lebih baik kita bicarakan minat dari lawan bicara kita. Biarkan dia yang bercerita tentang minatnya, karena itu akan membuatnya merasa dihargai. Jika minat yang dia bicarakan kurang kita ketahui, maka kita respon saja sebatas yang kita tahu. Jangan sok tau, karena justru akan mengesankan kita ngawur dan mengada-ada. Belajarlah berbicara menurut sudut pandang orang lain, bukan hanya sudut pandang kita sendiri.
  6. Membuat orang lain merasa penting.
    Buatlah orang lain merasa penting dan jangan pernah membeda-bedakan mereka karena usia, status sosial, jabatan, dan apapun strata yang melekat pada dirinya.

Ke 6 tips yang diberikan Dale Carnegie itu dapat diaplikasikan oleh siapa saja, jika ingin menjadi sosok yang disukai oleh orang lain. Apa lagi bagi mereka yang berprofesi sebagai guru. Dengan mempraktekkannya, guru akan terkesan ramah, disukai siswa, disukai sesama guru, kepala sekolah, dan semua orang yang ada di sekitarnya. Sayangnya untuk menerapkan tips tersebut tidak mudah dan membutuhkan pengorbanan. Menurut MasBro Arie, pengorbanan yang terbesar adalah kita dituntut untuk menurunkan ego kita. Karena tanpa menurunkan ego sedikitpun, mustahil kita bisa menerapkan tips-tips yang diajarkan oleh penulis yang bukunya menjadi panduan bagi kebanyakan orang sukses di dunia tersebut.

Sumber : Ruang Inspirasi

4 comments

  1. Hyri says:

    Motivasi ini mengingatkan kita akan keamapumn manusia yang terbatas,ingat Usaha dan berdoa setelah itu bertawakallah,karena segala sesuatu Allah SWT yang menentukan,selama kita berprasangka baik,Insya Allah akan baik kita dapatkan.

  2. arie5758 says:

    Terima kasih sudah memboyong artikel saya untuk di share disini pak Guru. Tips ini memang cukup sederhana, tapi betul² tidak mudah dalam aplikasi. Saya pernah memberi pelatihan public speacking dan handling objection utk 200 sales sampoerna. Untuk masalah memberi senyuman terindah kepada pelanggan saja, tidak semua sales yg sudah berpengalaman ini mampu melakukannya.

    Senyum saja pakai pelatihan ya… hehehehe :)

    • admin says:

      Waduh! Seharusnya saya yang berterima kasih karena MasBro Arie telah memberikan izin untuk share karyanya di blog sederhana ini.
      Sudah pernah memberi pelatihan public speacking dan handling objection utk 200 sales sampoerna ya MasBro? Tidak sembarang orang punya kesempatan sebagai pelatih seperti itu lho!
      Memang gak meleset dugaan saya saat pertama kali mengunjungi blog Ruang Inspirasi…Taukenya pasti bukan orang kebanyakan! Haha :D

      • Knut says:

        sangat bagus, tapi permasalahannya saya aldaah orang pemarah, memang saya tidak berada pada lingkungan yang selalu memicu kemarahan saya, namun sometimes saya tidak sadar kalau saya dalam keadaan marah bagaimana mengkontrolnya? terimakasih ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>