Akhirnya Nilai PKP (Pemantapan Kemampuan Profesional) Diproses

Prolog
Sebelumnya saya jelaskan terlebih dahulu apa itu PKP (kode mata kuliah PDGK 4501). PKP merupakan program kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk meningkatkan kemampuan profesional guru SD dalam mengelola pembelajaran. Jadi guru SD tidak hanya bertanggung jawab mengajar mata pelajaran pokok, tetapi harus terampil juga dalam mengelola dan memperbaiki atau meningkatkan proses pembelajaran (Andayani, 2009:4).

Bagi mahasiswa UT, PKP bukanlah hal yang asing karena merupakan mata kuliah yang wajib diikuti dan nilai minimal yang diperoleh B dengan mempersyaratkan harus lulus (tidak bermasalah) untuk beberapa mata kuliah lain diantaranya Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran, Strategi Belajar Mengajar, dan Penulisan Karya Ilmiah.

Kronologis
Setahun yang lalu (Nopember 2011) saya mengikuti ujian untuk mata kuliah Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), Tugas Akhir Program (TAP), Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP), dan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) di Pokjar Asahan. Seperti mahasiswa UT (UPBJJ-UT-Medan) lainnya, saya berharap ujian yang saya ikuti berjalan lancar dan dengan hasil yang memuaskan. Selama ini (9 semester sebelumnya) semua berjalan dengan lancar kecuali pada semester 8 ada 1 mata kuliah yang diujikan dan saya ikuti, bermasalah. Baca ceritanya di sini.

Saat saya dapatkan hasil ujian itu ada nilai mata kuliah yang tidak keluar yakni PKP. Kok bisa gak keluar?! Langsung saya hubungi pengelola Pokjar Asahan untuk menanyakan hal itu. Saya simpulkan pihak pengelola tidak mengerti kenapa nilai PKP tidak keluar.

Rupanya banyak teman-teman mahasiswa lain yang mengalami nasib sama seperti saya diantaranya Pak Rahman dan Ramadhan Firmansyah. Keduanya langsung menghubungi UPBJJ-UT Medan untuk menanyakan hal itu. Karena sudah ada yang mengurusnya, maka saya hanya menunggu saja dengan harapan teman-teman dapat menyelesaikannya.

Melalui mereka, saya dapat kabar bahwa nilai sudah dikirim ke UT Pusat. Segera saya menghubungi Pak Ruswanto di Pusat Pengujian UT. Pesan beliau melalui email, nilai kami belum ada karena belum dikirim oleh UT Medan. Kembali teman saya itu menghubungi UT Medan. Dan seperti sebelumnya, pihak UT Medan sudah mengirimkannya kembali ke UT Pusat. Langsung saya menghubungi Pak Ruswanto dan pesan beliau melalui email sama seperti sebelumnya. Nilai belum dikirim oleh UT Medan!

Sudah 1 semester berlalu, nilai PKP belum diproses juga. Saya putuskan untuk ke UT Medan menemui Penanggung Jawab Wilayah (PJW) Asahan yaitu Bu Siti di kantor UT yang baru di Jalan Bromo. Saya gak nyangka kalau pekerjaan mereka benar-benar sibuk! Bu Siti menyarankan agar kami meminta salinan nilai dari dosen (Tutor Pembimbing) masing-masing dan kemudian menyerahkan kepadanya untuk dikirimkan ke UT Pusat dan memberikan waktu pada kami paling lama 2 minggu nilai kami itu akan diproses. Maklum baru pindah kantor, rekap nilai sebelumnya mungkin tertindih file lain yang menumpuk.

Sebulan berlalu, nilai belum diproses juga. Bulan berikutnya saya bersama Pak Rahman dan Irpan berkunjung lagi ke UT Medan. Kali ini berurusan dengan PJW Asahan yang baru, yaitu Bu Rosita. Melalui beliau, nilai kami tidak juga berhasil diproses! Menurutnya kesulitan itu terjadi karena kesalahan dalam menuliskan kode beasiswa di MOU-nya. Saya jadi bingung kenapa 3 dari 4 mata kuliah pada satu semester nilainya bisa diproses sedangkan 1 mata kuliah nilainya tidak bisa diproses. Yang jelas bukan kesalahan mahasiswa ya, Bu.

Kunjungan saya berikutnya membawa saya bertemu dengan pegawai UT Medan yang energik, Bu Susan dan pegawai dari Jakarta Pak Iwan. Mereka sangat membantu dalam menyelesaikan masalah kami. Tapi entah apa sebabnya tidak berhasil juga.

Diam-diam Pak Rahman dan Ramadahan Firmansyah ke Medan lagi untuk menyelesaikan nilai PKP-nya yang gak kunjung kelar. Dari Medan Pak Rahman menghubungi saya bahwa nilai mereka berhasil diproses walau harus menunggu seharian. Semudah itu? Selama ini kenapa terkesan sulit?

Dewi Penolong
Hari-hari berikutnya, saya urungkan niat untuk ke Medan terkait nilai PKP itu. Alasannya;

  • Saya punya tanggung jawab di sekolah dan tidak mudah untuk mendapatkan izin “bolos” dari kasek
  • Jarak dari Medan ke tempat saya (Simpang Empat/Kisaran) cukup jauh
  • Saya gak tahan naik mobil (melelahkan/mabok)
  • Biaya untuk ke Medan terbilang mahal
  • Melalui Pak Rahman saya sudah mendapatkan email seorang pegawai UT Medan.

Dari 5 alasan di atas, alasan yang terakhir merupakan alasan terkuat kenapa saya tidak perlu ke Medan untuk menyelesaikan masalah nilai PKP itu. UT terkenal dengan online-nya! Dan saya yakin melalui online-nya itu nilai PKP saya akan beres.

Semua pegawai UT pasti memiliki email pribadi. Kenapa saya gak kepikiran untuk memintanya?! Mujur Pak Rahman memberikan saya alamat email seorang pegawai UT. Siapa pemilik email itu? Beliau adalah pegawai tercantik, muda, profesional dan bertanggung jawab di UT Medan! Saya berani katakan seperti itu karena saya sudah bertemu langsung dengannya dan menyaksikan bagaimana ditengah-tengah kesibukannya beliau tetap tersenyum melayani “klien”.

Mungkin karena kesibukannya, email saya yang ke-3 baru dibalasnya. Berikut ini kutipannya.
email 1 (29 November 2012 11:40).

>sebelumnya saya mohon maaf karena saya menjawabnya sampai email
ketiga…..tapi saya usahakan untuk membantu mengeluarkan nilai teman
teman di asahan .

terimakasih untuk doanya…..yaaaaa wasalam

email 2 (29 November 2012 13:31).

>sehubungan dengan email bapak yang ketiga maka dengan ini saya sampaikan
bahwa nilai sudah diproses…. terimakasih.

Hanya dalam tempo 2 jam dari email 1, nilai PKP saya sudah diproses. Bu Susan kami anggap dewi penolong, karena melalui beliau nilai PKP yang selama ini terus “mengambang tanpa kejelasan” kini sudahpun diproses.

Ending
Pada kesempatan ini saya (mewakili teman mahasiswa) mengucapkan:

  1. Terima kasih tak terhingga kepada Bu Susan atas layanan dan bantuan yang diberikan kepada kami, semoga Allah SWT melapangkan semua urusan Ibu
  2. Terima kasih kepada UPBJJ-Medan yang dengan permasalahan nilai itu telah memberikan pengalaman yang luar biasa bagi saya
  3. Terima kasih kepada Bu Siti dan Bu Rosita selaku PJW Asahan, semoga tetap tegar dengan tugas yang sangat menyibukkan
  4. Terima kasih kepada Pemkab Asahan karena telah membiayai 100% perkuliahan saya. Ilmu yang saya dapatkan Insyaallah akan saya aplikasikan.

Dengan telah diprosesnya nilai PKP itu, kini tinggal satu langkah lagi bagi saya untuk mendapatkan gelar “spesialis” guru SD (gelar Spd.SD). Setelah gelar itu saya dapatkan, kami menunggu dan siap untuk melanjut ke S2-PGSD jika ada pihak yang bersedia memberikan beasiswa (ngarep, haha!).

One single comment

  1. guntur says:

    salam kenal mas.
    saya mahasiswa pokjar DAIRI sumatera utara. saya juga sedang dan masih mengalami kondisi yang sudah pernah anda alami.
    saya minta solusinya juga mas.
    sudilah kiranya saudara memberitahukan kepada saya email yang saudara maksud dalam pengurusan nilai PKP.
    saya juga sangat membutuhkannya.
    salam hangat.
    Terima Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>