Category Archives: Model-Model Belajar

Belajar Kuantum (Quantum Learning)

Istilah Kuantum secara harfiah berarti kualitas sesuatu, mekanis (yang berkenaan dengan gerak). Quantum Learning merupakan seperangkat metode dan falsafah belajar.
Quantum learning ialah kiat, petunjuk, strategi, dan seluruh proses belajar yang dapat meningkatkan pemahaman dan daya ingat, serta membuat belajar sebagai suatu proses yang menyenangkan dan bermanfaat. Metode belajar ini muncul untuk menanggulangi masalah kebosanan.

Quantum learning berakar dari upaya Lozanov (pendidik berkebangsaan Bulgaria) dengan eksperimennya tentang suggestopedia. Prinsipnya bahwa sugesti dapat mempengaruhi hasil belajar dan setiap detil apapun memberikan sugesti positif atau negatif.
Teknik yang digunakan untuk memberikan sugesti positif adalah sebagai berikut: Continue reading Belajar Kuantum (Quantum Learning)

Belajar Tematik (Thematic Learning)

Belajar tematik adalah suatu kegiatam belajar terpadu yang dirancang berdasarkan ide pokok (tema), yang mengaitkan beberapa bidang studi dengan tema yang sama sehingga dapat memberikan pengalaman yang bermakna kepada peserta didik. Pappas  yang dikutip oleh Anitah (2007) mengatakan bahwa pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang digunakan guru untuk mendorong keaktifan siswa dalam kegiatan yang difokuskan dalam satu topik (tema) yang disenangi siswa. Belajar tematik disajikan secara utuh dan menyeluruh bukan dari bagian-bagian yang terpisah.

Prinsip-prinsip belajar tematik: Continue reading Belajar Tematik (Thematic Learning)

Belajar Kooperatif (Cooperative Learning)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ‘kooperatif’ adalah bersifat bekerjasama. Dalam suatu kegiatan kooperatif, seseorang mendapatkan keuntungan bagi dirinya dan mendapatkan pula keuntungan bagi kelompoknya. Belajar kooperatif adalah pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil sehingga siswa bekerja sama untuk meningkatkan kegiatan belajarnya dan juga anggota kelompoknya.

Beberapa ahli berpendapat bahwa model pembelajaran ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep konsep yang sulit. Para pengembang model ini telah menunjukkan bahwa model struktur penghargaan kooperatif telah dapat meningkatkan penilaian siswa pada belajar akademik, dan perubahan norma yang berhubungan dengan hasil belajar. Continue reading Belajar Kooperatif (Cooperative Learning)