Keterampilan Mengajar Kelompok kecil dan Perorangan

Setiap siswa memiliki karakteristik dan kebutuhannya sendiri-sendiri. Sayangnya kebanyakan guru dalam suatu pembelajaran memperlakukan siswa dengan cara yang sama. Ini dikarenakan kegiatan yang dilakukan guru di dalam kelas lebih kepada kegiatan secara klasikal sehingga tidak memungkinkan terciptanya perlakuan berbeda untuk masing-masing siswa.

Untuk menanggulangi hal di atas, guru dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan siswa sesuai dengan karakteristiknya melalui pengajaran kelompok kecil dan perorangan. Dengan model pembelajaran seperti ini, siswa akan mendapatkan kesempatan untuk bertanggung jawab terhadap tugasnya masing-masing, berlatih menjadi pemimpin, mengemukakan ide secara bebas, bebas dalam berdiskusi, dan berinteraksi secara bebas dengan temannya. Penggunaan kegiatan kelompok kecil dan perorangan akan mengurangi kelemahan dari kegiatan klasikal, dan akan memunculkan hal-hal yang positif bagi siswa dalam melakukan interaksi sosial yang lebih luas. Read More

Komponen Keterampilan Dasar Mengajar: Mengelola Kelas

Sebelum dibahas lebih lanjut tentang komponen keterampilan mengelola kelas, penting diketahui bahwa dalam proses pembelajaran pada umumnya terjadi dua kegiatan bersamaan (terintegrasi) tetapi berbeda. Menurut Julaeha dan Wardani (2007), kegiatan itu adalah kegiatan pengelolaan dan kegiatan instruksional.

Kegiatan pengelolaan adalah kegiatan yang mempunyai tujuan menciptakan, memelihara atau mengembalikan kondisi yang dapat memungkinkan terjadinya kegiatan pembelajaran yang efektif, misalnya membuat peraturan/tata tertib kelas atau mengembangkan hubungan yang akrab antar warga kelas. Sedangkan kegiatan instruksional adalah kegiatan yang diarahkan untuk membantu siswa menguasai kemampuan (kompetensi) yang diharapkan, misalnya menjelaskan, mendiagnosis kesulitan belajar, dan lain-lain.

Berikut ini adalah bahasan tentang komponen-komponen keterampilan mengelola kelas. Djamarah (2006) mengemukakan bahwa komponen-komponen keterampilan mengelola kelas dibagi menjadi dua bagian, yaitu keterampilan yang yang bersifat preventif berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal, dan keterampilan yang berhubungan dengan pengembangan kondisi belajar yang optimal. Read More

Keterampilan Dasar Mengajar: Mengelola Kelas

Sudah menjadi tugas seorang guru untuk memperhatikan dan menciptakan faktor-faktor yang dapat mendukung berhasilnya kegiatan pembelajaran. Dengan memunculkan/menciptakan faktor yang dapat mendukung proses pembelajaran tersebut, diharapkan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan akan berjalan secara efektif.

Suasana belajar yang optimal dan kondusif adalah salah satu faktor yang dapat mendukung keberhasilan kegiatan pembelajaran. Faktor ini berkaitan erat dengan pengaturan orang dan barang. Guru harus memiliki kemampuan untuk mengatur orang dan barang agar tercipta suasana belajar yang kondusif. Kemampuan mengatur ini selalu digunakan sebagai acuan dalam keterampilan mengelola kelas (classroom management).

Menurut Weber (1977) pengelolaan kelas (classroom management) diklasifikasikan kedalam tiga pengertian, yaitu: Read More

Keterampilan Dasar Mengajar: Membimbing Diskusi Kelompok Kecil

Dalam setiap proses pembelajaran yang dilakukan, keterlibatan siswa merupakan hal yang sangat penting diperhatikan oleh guru. Upaya yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan menerapkan keterampilan dalam membimbing diskusi kelompok kecil.

Selain bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, ada alasan lain pentingnya menerapkan/mengamalkan diskusi kelompok. Yang pertama adalah, secara langsung siswa diajak mempraktekkan nilai Pancasila sila ketiga yang mengisyaratkan bahwa musyawarah dan mufakat untuk mengambil suatu keputusan merupakan ciri khas kehidupan bangsa Indonesia.

Kedua, diskusi kelompok di dalam kelas berkaitan dengan pendekatan PAKEM. Dengan pendekatan ini sebiknya dominasi guru di dalam kelas dikurangi sehingga siswa berkesempatan untuk berpartisipasi secara lebih aktif. Tujuan pembelajaran dalam lingkup nilai dan sikap secara efektif akan tercapai melalui diskusi kelompok. Read More

Keterampilan Dasar Mengajar: Membuka dan Menutup Pelajaran

Pada postingan terdahulu telah dibahas tentang keterampilan dasar mengajar: bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, dan menjelaskan. Seorang guru akan sangat membutuhkan keempat keterampilan dasar tersebut ketika akan menerapkan keterampilan dasar mengajar yang akan dibahas kali ini, yaitu keterampilan membuka dan menutup pelajaran.

Pada dasarnya keterampilan membuka dan menutup pelajaran adalah keterampilan yang berkaitan dengan kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh seorang guru dalam memulai dan mengakhiri suatu pelajaran. Soli, Ambimanyu (2008) secara singkat mengemukakan bahwa membuka pelajaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk menciptakan suasana siap mental dan menimbulkan perhatian siswa agar terpusat pada hal-hal yang akan dipelajari. Menutup pelajaran adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk mengakhiri kegiatan inti pelajaran. Read More