Tag Archives: metode mengajar

Cooperative Learning dengan Teknik Jigsaw (Metode Jigsaw)

Pengertian
Metode jigsaw adalah suatu teknik pembelajaran model kooperatif yang memiliki kesamaan dengan “pertukaran antar kelompok” tetapi menuntut tanggung jawab besar dari siswa dalam pembelajaran.

Arends (1997) mengemukakan pengertian metode jigsaw secara rinci seperti berikut.
Model pembelajaran kooperatif teknik jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif, dimana siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 orang secara heterogen, bekerjasama dan saling ketergantungan yang positif serta bertanggung jawab terhadap ketuntasan bagian materi pelajaran yang harus dipelajari/dikuasai kemudian menyampaikan materi yang telah dikuasainya tersebut kepada kelompok yang lain.

Tujuan Metode Jigsaw
Metode yang dikembangkan oleh Elliot Aronson dkk dari Universitas Texas yang kemudian diadaptasi oleh Slavin dkk ini mempunyai tujuan: Continue reading Cooperative Learning dengan Teknik Jigsaw (Metode Jigsaw)

Metode Latihan Keterampilan (Drill Methods)

Metode latihan keterampilan adalah metode mengajar dengan cara memberi latihan kepada siswa secara berulang dan mengajak siswa langsung ke tempat latihan keterampilan untuk melihat dan mengetahui bagaimana cara membuat, cara menggunakannya, apa manfaatnya, apa fungsinya dan sebagainya.

Metode yang terbilang sering digunakan guru terutama pada kelas khusus atau jika ada materi yang akan disampaikan melalui latihan berulang ini bertujuan agar siswa menguasai suatu keterampilan (kebiasaan dan pola) melalui latihan, oleh karena itu penggunaan metode ini menuntut perhatian yang serius dari guru terhadap aktivitas seluruh siswa. Keterampilan yang dimaksud bukan saja tentang fisik (motorik), tetapi menyangkut psikis (kecakapan mental). Continue reading Metode Latihan Keterampilan (Drill Methods)

Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving)

Metode pemecahan masalah merupakan metode mengajar yang banyak mengembangkan kemampuan berfikir tingkat tinggi. Siswa diberi motivasi untuk mau berfikir, menganalisa suatu persoalan, memecahkan persoalan, dan membuat suatu kesimpulan. Aktifitas belajar yang ditempuh siswa dapat dilakukan secara kelompok maupun individu, tergantung pada target kemampuan dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Metode pemecahan masalah sering juga digunakan dalam pembelajaran terpadu maupun kontekstual karena pembelajaran ini dikembangkan secara integritas antara kemampuan siswa dengan topik bahasan maupun
lingkungan. Topik masalah yang akan dibahas siswa harus sesuai dengan perkembangan zaman. Metode ini cenderung menggunakan pendekatan dimana aspek pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap dikembangkan dan dibangun oleh siswa sendiri di bawah bimbingan guru. Pada dasarnya metode ini sama dengan metode inkuiri dan discovery. Continue reading Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving)